Kompas.com - 22/03/2015, 19:00 WIB
Ilustrasi ibu menyusui ShutterstockIlustrasi ibu menyusui
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bukti-bukti yang mendukung dan menegaskan manfaat dari pemberian ASI bagi bayi kian bertambah. Salah satu bukti yang kian ditegaskan adalah hubungan antara pemberian ASI dengan kecerdasan intelektual (IQ) anak.

Tidak hanya itu saja, bayi yang mendapat ASI, saat dewasa kelak, cenderung menyelesaikan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan mendapat penghasilan yang lebih besar. 

Sejumlah ahli sudah sering merekomendasikan hal ini: berikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif kepada bayi mulai dari lahir hingga usia enam bulan. Dan lanjutkan hingga usia dua tahun. 

Ada segudang manfaat yang diperoleh dari bayi yang diberikan ASI seperti menurunkan risiko infeksi pernapasan maupun pencernaan, mencegah risiko kematian mendadak pada bayi, skor kecerdasan yang lebih tinggi, dan lain sebagainya. Penelitian terbaru yang dilakukan terhadap 3.500 bayi di Brasil, kembali menegaskan  tentang hubungan antara ASI dengan kecerdasan intelektual. 

Menurut para periset, yang hasil penelitiannya dipublikasikan dalam The Lancet Global Health, bayi yang diberi ASI lebih lama, memiliki skor tes kecerdasan intelektual yang lebih tinggi saat dewasa. Mereka juga lebih cenderung menghasilkan pendapatan lebih besar dan menyelesaikan jenjang pendidikan lebh tinggi. 

Penjelasannya, dikatakan Dr. Bernardo Lessa Horta dari Federal University of Pelotas, Brasil, karena ASI menyediakan sumber asam lemak yang penting bagi perkembangan otak. 

Menyusui merupakan salah satu dari banyak faktor yang bisa berkontribusi terhadap hasil akhir seorang anak. Promosi menyusui bagi bayi perlu diperkuat agar calon ibu menyadari manfaat dari memberikan ASI tersebut. Dan dukungan terhadap ibu baru untuk menyusui bayinya, seperti ditegaskan oleh Janet Fyle dari Royal College of Midwives juga sangat dibutuhkan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Health
Anemia Sel Sabit

Anemia Sel Sabit

Penyakit
14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Otot

Nyeri Otot

Penyakit
11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

Health
 4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

Health
4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

Health
7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.