Kompas.com - 07/05/2015, 08:11 WIB
Ilustrasi film di bioskop Ilustrasi | ShutterstockIlustrasi film di bioskop
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin belum semua orang mengetahui penyakit lupus yang merupakan penyakit autoimun ini. Untuk mengenalkan penyakit lupus, Dewan Kreatif Rakyat (DKR) bekerja sama dengan Yayasan Lupus Indonesia akan menggelar International Film Festival for Environment, Health, and Culture (IFFEHC).

"Mengapa festival film? Di sini kami sengaja membuat penasaran, jadi orang-orang akan mencari tahu, apa itu lupus? Kami harap informasi seputar lupus jadi lebih banyak diketahui masyarakat," ujar Tiara Savitri dalam jumpa pers di Gedung Pusat Kebudayaan Rusia, Jakarta Pusat Rabu (6/5/2015).

Festival film ini juga untuk memeringati Hari Lupus Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Mei mendatang. Direktur IFFEHC Damien Dematra mengatakan, saat ini sudah ada lebih dari 250 film yang sudah mendaftar mengikuti festival film ini. Nantinya akan dipilih sekitar 30 film terbaik yang akan ditayangkan pada IFFEHC ketiga kalinya ini.

Sayangnya, menurut Damien insan perfilman Indonesia belum melirik film dengan tema kesehatan. Selama festival ini berjalan, hampir tidak ada karya dari Indonesia. Film yang dikirim oleh peserta dari luar negeri pun lebih banyak mengangkat tema penyakit seperti HIV-AIDS, kanker, alzheimer.

"Hanya ada satu yang mengirim tentang lupus," kata Damien. Padahal, menurutnya, film merupakan salah satu sarana terbaik untuk mengenalkan suatu penyakit sekaligus menghilangkan stigma dan diskriminasi oleh masyarakat.

IFFEHC rencananya akan berlangsung pada 9-19 Juni 2015. Di sela-sela IFFEHC rencananya juga akan diputar film L4 Lupus yang disutradarai oleh Damien. Pemutaran film pun terbuka untuk umum dan merupakan bagian dari kampanye "Jangan Diskriminasi Lupus".Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.