Kompas.com - 28/05/2015, 07:15 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


JAKARTA, KOMPAS.com
– Konsumsi garam memang tak boleh berlebihan, tetapi jangan sampai kekurangan. Garam merupakan sumber iodium atau yodium. Jika kekurangan iodium, maka tubuh akan kekurangan hormon tiroid.

Pada orang dewasa, kekurangan hormon tersebut bisa menyebabkan gondok dan pada bayi bisa menyebabkan keterbelakangan mental atau hipotiroid kongenital. Sebab, hormon tiroid dibutuhkan untuk metabolisme tubuh.

Namun, kebutuhan iodium sering kali tidak dapatkan tubuh padahal sudah konsumsi garam. Apalagi dalam setiap masakan biasanya selalu ditambah dengan garam untuk menambah cita rasa. Mengapa demikian?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Endokrin dan Metabolik Diabetes Achmad Rudijanto mengungkapkan, kandungan iodium pada garam ternyata bisa hilang ketika dimasak.

“Ketika dimasak dengan suhu panas, garamnya terurai dan iodiumnya hilang,” ujar Rudi yang merupakan Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), beberapa waktu lalu.

Menurut Rudi, garam beriodium sebaiknya tidak dicampur saat proses memasak, tetapi ditambahkan saat mulai makan. Namun, tak perlu terlalu banyak, karena jika berlebihan justru bisa menyebabkan tubuh kelebihan hormon tiroid.

Konsumsi garam berlebihan juga bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi yang memicu penyakit stroke hingga jantung.

Kebutuhan iodium pun sebenarnya sangat sedikit, yaitu 150 mikrogram per hari untuk orang dewasa. Iodium juga sangat penting bagi ibu hamil untuk mencegah melahirkan anak yang memiliki hipotiroid kongenital.

Untuk ibu hamil dan menyusui, kebutuhan iodium per hari adalah 200 mikrogram. Selain garam, iodium juga bisa didapatkan dari makanan laut, seperti ikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.