Kompas.com - 04/07/2015, 19:00 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebenarnya, berapa batas aman konsumsi gula dan garam selama puasa? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tabloidnova.com bertanya pada Kurniasih Ageng Pratiwi, Nutrisionis dari Vivafit, perihal batas aman konsumsi gula dan garam bagi orang yang berpuasa.

Dampak konsumsi gula dan garam berlebihan kerap menjadi alasan terbesar mengapa banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan saat puasa atau bahkan sesudahnya yang ditandai lewat timbunan lemak di area perut.

Menurut Nia, panggilan akrab dari Kurniasih, dalam sehari seseorang memiliki jatah 5 persen dari kebutuhan sehari-hari untuk konsumsi karbohidrat sederhana, contohnya ialah 50 sampai 75 kalori untuk kebutuhan gizi 1900 kalori atau sekitar 1 sampai 1,5 sendok makan gula pasir.

“Jatah tersebut boleh digunakan saat berbuka, tapi bukan berarti semua makanan atau minuman manis akan sehat untuk dikonsumsi, karena kandungan takjil seperti cendol, kolak, biji salak dan lainnya malah mengandung lebih dari 1,5 sendok makan gula pasir. Belum lagi kalau umumnya berbuka dengan teh hangat manis yang jelas-jelas mengandung gula,” saran perempuan lulusan jurusan ilmu gizi tersebut.

Sebaliknya, Nia justru merekomendasikan buah segar seperti kurma sebagai pilihan menu takjil sehat yang bisa dilengkapi dengan minuman jus segar tanpa susu dan gula sebagai penggantinya.

Nah, terkait soal batas aman konsumsi garam, Nia pun berujar jika kebutuhan gula dan garam seseorang tidak berubah selama bulan Ramadan. Pasalnya kebutuhan gizi rata-rata orang dewasa di Indonesia memang berkisar antara 1900 sampai 2000 kalori, maka untuk kebutuhan garam orang dewasa ialah sebanyak 1 sendok teh sehari.

“Untuk garam bukan hanya dalam bentuk garam dapur tetapi kandungan natrium di bahan makanan lain. Oleh karena itu, hindari makanan tinggi natrium seperti ikan asin, mie, saus tomat dan saus sambal atau sambal terasi serta makanan kaleng yang diawetkan karena akan mengakibatkan rasa haus berlebihan saat puasa,” papar Nia menutup sarannya seputar batas aman konsumsi gula dan garam selama puasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
Neuritis Optik

Neuritis Optik

Penyakit
7 Manfaat Pilates untuk Lansia

7 Manfaat Pilates untuk Lansia

Health
Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.