Kompas.com - 20/07/2015, 20:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com
– Ketika sedang hamil, mungkin Anda tak berpikir untuk melakukan hubungan seksual dengan suami. Anda terlalu sibuk mengatasi morning sickness, pinggang yang melebar, dan juga hormon-hormon yang meningkat saat hamil.

Padahal, berhubungan suami istri boleh saja dilakukan pada waktu tertentu saat istri sedang hamil. Berhubungan seksual justru bisa membawa manfaat bagi kesehatan. Apa saja?

Memudahkan persalinan
Mengalami orgasme saat berhubungan seksual dapat membuat kontraksi di dasar panggul. Hal ini bisa memperkuat otot-otot yang diperlukan saat persalinan dan pemulihan setelah melahirkan.

Seorang perawat di Portland, Oregon dan juga penulis buku tentang kehamilan sehat dan kelahiran, Jeanne Faulkner mengungkapkan, kekuatan otot-otot tersebut akan membantu mendorong bayi lebih kuat ketika melahirkan. Menurutnya, air mani yang mengandung prostaglandin bisa membantu mematangkan serviks atau mulut rahim.

Mengurangi intensitas buang air kecil
Ketika hamil, sering kali wanita akan lebih sering pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Bahkan urine bisa mudah keluar ketika sedang bersin atau tertawa.

Menurut Tammy Nelson, penulis buku Getting the Sex You Want, menguatnya otot-otot yang diperlukan saat persalinan juga dapat membantu aliran urine.

Mencegah Komplikasi
Menurut sebuah studi di  Denmark, sering berhubungan seksual dapat membantu mencegah preeklampsia. Para peneliti percaya, hal itu terjadi karena protein yang ditemukan dalam sperma dapat mengatur sistem kekebalan tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, penting bagi ibu untuk mengecek kondisi kehamilannya secara berkala pada dokter. Preeklampsia merupakan kondisi darah tinggi pada ibu hamil. Berhubungan seksual juga dinyatakan bisa menurunkan tekanan darah.

Mudah mencapai orgasme
Saat hamil, wanita akan lebih mudah mencapai orgasme karena ujung-ujung saraf akan lebih sensitif, aera puting dan klitoris membesar, dan hormon estrogen meningkat. Menurut peneliti, kondisi ini sangat cocok untuk wanita hamil yang sebelumnya sangat kesulitan mencapai orgasme ketika berhubungan seksual.

Lebih percaya diri
Badan melebar selama hamil biasanya membuat kepercayaan diri ibu menurun. Dengan berhubungan seksual, istri akan merasa perubahan tubuh tak begitu berarti. Istri dapat kembali percaya diri dan muncul perasaan positif tentang diri sendiri.

"Untuk banyak wanita, seks merupakan bagian penting dari diri mereka, hubungan mereka, dan apa yang mereka rasakan," kata Faulkner.

Menurunkan stres
Terkadang, ada banyak pikiran yang melintas di benak ibu hamil. Mulai dari bagaimana saat melahirkan, hingga bagaimana hidup akan berubah setelah bayi lahir.

Dengan berhubungan seksual, hormon oksitosin atau hormon cinta akan meningkat ketika sang istri orgasme. Ini akan membantu mengurangi stres dan membuat kualitas tidur lebih baik.

Memperkuat ikatan dengan suami
Sering berhubungan seks akan memperkuat hubungan intim dan ikatan Anda dengan sang suami. Anda berdua pun akan bisa lebih harmonis dalam menjalani rumah tangga. Menurut Nelson, ikatan yang kuat antara suami dan istri juga diperlukan setelah anak lahir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.