Kompas.com - 06/08/2015, 19:15 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
 — Tak ada yang lebih buruk dari terjaga pada malam hari. Tubuh sudah terasa lelah dan membutuhkan istirahat, tetapi otak masih "menyala" dan mata tak mau terpejam. Sudah coba berbagai cara, mulai dari minum susu hangat, menghirup aromaterapi lavender, hingga "menghitung sapi", tetapi tetap tak berhasil? Mungkin ini saatnya Anda mencoba teknik pernapasan.

Dr Andrew Weil dari Arizona memelopori teknik pernapasan 4-7-8, yang terinspirasi dari metode yoga. Teknik ini sangat simpel, tak membutuhkan banyak waktu, tak memerlukan alat apa pun, dan bisa dilakukan di mana pun.

Dr Weil mengklaim bahwa teknik pernapasan 4-7-8 bisa membantu orang untuk tertidur dalam waktu 60 detik. Pernapasan ini berperan sebagai penenang alami untuk sistem saraf, mengurangi stres, dan menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Bagaimana cara melakukannya?

  1. Sebelum memulai, tempatkan lidah Anda ke arah atas menyentuh langit-langit mulut yang berada di atas gigi dan biarkan berada di sana sampai selesai.
  2. Buang napas melalui mulut dengan sangat kuat sehingga akan menimbulkan suara menderu.
  3. Tutup mulut dan tarik napas dengan lembut melalui hidung dan hitung sampai empat.
  4. Tahan napas dan lanjutkan menghitung sampai tujuh.
  5. Buang napas melalui mulut hingga menghasilkan suara menderu lagi, lakukan selama 8 detik dalam sekali napas.
  6. Tarik napas lagi dan ulangi langkah di atas hingga tiga kali.

Jangan lupa, setiap menghirup napas harus tenang dan melalui hidung, dan setiap membuang napas harus kencang dan melalui mulut.

Bagaimana teknik ini membantu?

- Mengambil lebih banyak oksigen akan menenangkan sistem saraf parasimpatetik dan mengirimkan sinyal untuk tenang.

- Membantu menyeimbangkan sistem saraf, yang biasanya lebih mudah terangsang saat stres.

- Membantu menghubungkan Anda dengan tubuh dan pernapasan serta membantu mengalihkan Anda dari pikiran sehari-hari yang dapat mencegah Anda untuk tidur.

Ingin tidur dengan mudah malam ini? Selamat mencoba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.