Kompas.com - 09/08/2015, 14:53 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
 — Manusia adalah salah satu mamalia yang memiliki jam tidur paling sedikit. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada otak saat kita tidur?

Menurut para peneliti, manusia adalah salah satu spesies yang memiliki waktu tidur paling sedikit. Kita hanya tidur sekali (atau terkadang tidur sebentar pada siang hari) dalam satu hari. Kebiasaan ini berbeda dari 85 persen mamalia lain yang tidur lebih dari sekali dalam sehari.

Hal ini sebenarnya cukup mengkhawatirkan karena tidur adalah kebiasaan yang baik dan sehat. Tidur membuat otak lebih kreatif dalam memecahkan masalah, memperkuat memori verbal, serta membuat kita lebih cepat belajar dalam berbagai hal.

Tak hanya itu, tidur juga terbukti bermanfaat dalam mengontrol tingkat stres, tekanan darah, bahkan berat badan. Buktinya adalah di negara-negara yang memiliki kebiasaan tidur siang setelah makan, tingkat serangan jantungnya sangat rendah. Jadi apa yang sebenarnya terjadi saat kita sedang tidur.

Manfaat tidur bervariasi tergantung jangka waktunya. Berikut penjelasannya:

Tidur 20 menit: meningkatkan memori, kepekaan mental, kemampuan belajar motorik.

Tidur 20-30 menit: meningkatkan kreativitas serta memperbaiki memori.

Tidur 30-60 menit: meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan serta meningkatkan memori alfabetik, kemampuan mengingat arah, dan sebagainya.

Tidur 60-90 menit: tidur selama satu hingga satu setengah jam terbukti sebagai jangka waktu terbaik. Bila Anda tidur siang selama jangka waktu ini, otak bisa segar seperti sudah dimatikan lalu dinyalakan kembali. Kemampuan memecahkan masalah pun meningkat dengan baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Herniasi Otak
Herniasi Otak
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.