Kompas.com - 26/10/2015, 17:51 WIB
Ilustrasi merokok AFPIlustrasi merokok
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Bahaya kabut asap akibat kebakaran hutan dan asap rokok tidak bisa dijadikan perbandingan. Rasanya tidak pas jika membandingkan mana yang lebih berbahaya atau apakah bahayanya sama bagi tubuh. Sebab, kabut asap dan asap rokok adalah dua hal yang berbeda.

"Itu tidak bisa disamakan. Dampak asap rokok umumnya kronik atau proses menahun, sedangkan dampak asap kebakaran umumnya akut," jelas Dokter Spesialis Paru Agus Dwi Susanto saat dihubungi, Minggu (25/10/2015).

Merokok dilakukan secara berkelanjutan, bertahun-tahun lamanya hingga bisa menyebabkan berbagai penyakit kronik, seperti jantung, stroke, hingga kanker. Adapun kabut asap yang sudah membahayakan warga dalam dua bulan terakhir menyebabkan penyakit akut atau dampaknya terjadi dalam waktu singkat. Terpapar kabut asap menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), iritasi mata, hingga pneumonia.

Agus menjelaskan, kandungan asap rokok dan kabut asap pun berbeda. Asap rokok mengandung tiga bahan utama berbahaya, yaitu nikotin, tar yang mengandung 6000 bahan kimia berbahaya dan sekitar 40 di antaranya bersifat karsinogen, dan gas Carbon monoksida (CO). Selain itu juga mengandung oksidan.

Sementara itu, asap kebakaran hutan mengandung komponen gas yang umumnya bersifat iritan seperri ozon, SO2, NOx dan gas asfiksian seperti CO dan carbondioksida (CO2). Selain itu juga mengandung partikel yang dikenal partikulat matter, seperti PM10, PM2,5 dan ultrafine. "Bahan kimia lainnya, yaitu enzena, formaldehid, polisiklik hidrokarbon, dan lainnya, di mana ada yang bersifat karsinogen," lanjut Agus.

Meski kandungan kabut asap ada yang bersifat karsinogen, belum ada penelitian lebih lanjut apakah juga meningkatkan risiko kanker. Menurut Agus, tubuh sebenarnya bisa melakukan pembersihan sendiri ketika menghirup udara segar kembali.

Dampak asap rokok dan kabut asap bagi tubuh memang dua hal yang berbeda. Tapi yang jelas, kondisi kesehatan orang-orang yang telah terkena penyakit akibat kabut asap akan memburuk jika tetap merokok.

Asap rokok dan kabut asap pun sama-sama berbahaya bagi kesehatan. Pemerintah dan seluruh pihak terkait tidak boleh tinggal diam dengan bahaya asap yang mengancam kesehatan masyarakat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.