Kompas.com - 25/11/2015, 11:40 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Memiliki otot yang kuat dan terlatih bukan hanya membuat tubuh terlihat lebih tegap dan bugar tapi juga bisa mencegah keluhan nyeri punggung bawah.

Nyeri pada bagian punggung bawah merupakan keluhan yang banyak ditemukan di tempat kerja. Penyakit ini juga menyebabkan hilangnya produktivitas, membuat aktivitas terbatas, dan membuat orang harus pergi ke dokter.

Menurut dr.Mahdian Nur Nasution, spesialis bedah saraf, keluhan nyeri punggung adalah penyakit orang modern. "Coba saja, sekitar 20-30 tahun lalu jarang orang yang sakit pinggang. Ini karena dulu orang lebih banyak yang melakukan pekerjaan fisik," katanya dalam acara media edukasi yang diadakan oleh Klinik Nyeri & Tulang Belakang Jakarta (24/11/15).

Mahdian menambahkan, gaya hidup modern yang jarang bergerak dan kurang olahraga membuat orang-orang di zaman sekarang memiliki otot yang lebih lemah. "Kalau otot-ototnya lemah efeknya jadi rentan sakit pinggang," ujarnya.

Jika kita jarang melakukan aktivitas fisik, otot-otot punggung dan perut yang berfungsi mendukung tulang belakang menjadi lemah dan bentuknya tidak karuan.

Hal itu berarti, aktivitas yang seharusnya bisa kita lakukan dengan mudah, misalnya mengangkat barang atau menggendong anak, bisa membuat punggung terasa nyeri.

"Pada orang usia produktif, penyebab nyeri pinggang tersering adalah cedera karena gerakan. Misalnya saja membungkuk dengan beban berlebih, mengangkat melebihi kemampuan tulang belakang, atau memutar," kata Mahdian.

Penelitian juga menunjukkan, makin bugar tubuh kita, makin kecil kemungkinan tulang punggung mengalami nyeri. Oleh karena itu selalu luangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik, paling tidak melakukan peregangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.