Kompas.com - 04/12/2015, 09:55 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Anda kini tak perlu memusuhi kuning telur, repot menyetok camilan sehat rendah lemak, atau menghindari jus alpukat terus menerus.

Mengapa? Karena menurut penelitian terbaru, diet rendah lemak dinilai kurang efektif untuk tujuan menurunkan berat badan dalam jangka panjang.

Analisis baru yang diterbitkan dalam The Lancet Diabetes & Endokrinologi tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard TH Chan School of Public Health di Boston.

Mereka melakukan 53 percobaan dan membandingkan hasil penurunan berat badan dari 68.128 peserta yang telah mengikuti diet rendah lemak maupun tinggi lemak.

Hasilnya, diet rendah lemak dinilai kurang efektif, ketimbang makan tinggi lemak dalam upaya menurunkan berat badan, dan mempertahankan berat ideal selama satu tahun atau lebih.

"Kita sudah mengikuti saran untuk diet rendah lemak selama bertahun-tahun, tetapi nyatanya sebagian besar pelaku diet tersebut malah menjadi lebih gemuk," jelas penulis utama studi Deirdre Tobias, seorang peneliti di divisi kedokteran BWH.

"Sudah jelas bahwa pendekatan rendah lemak tidak efektif."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, kebanyakan orang yang mencoba diet rendah lemak lebih memilih untuk menghilangkan atau menghindari semua makanan berlemak dan memilih makanan rendah rendah lemak yang diproses, seperti yogurt rasa buah rendah lemak, biskuit bebas lemak daripada memakan buah-buahan, sayuran dan daging tanpa lemak.

Padahal, banyak makanan olahan rendah lemak yang memakai lebih banyak gula ketimbang makanan olahan biasa. Dengan kata lain, biskuit rendah lemak tak melulu lebih sehat ketimbang biskuit lainnya. Sehingga bukannya turun, berat badan malah naik.

Menurut Tobias, ketimbang menghindari lemak, solusi untuk bisa menurunkan berat badan lebih cepat ialah tetap mengonsumsi lemak.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.