Kompas.com - 08/12/2015, 11:19 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Garam lebih dari sekadar membuat rasa makanan Anda menjadi lebih lezat. Lebih dari itu, garam sangat penting bagi tubuh Anda agar dapat berfungsi dengan baik.

Sodium, salah satu bahan utama dalam garam meja, berguna untuk mengatur aliran dan tekanan darah dan membantu mengirimkan pesan antara saraf dan serat otot.

Sedangkan klorida, bahan kimia lainnya di dalam garam meja, membantu proses pencernaan. Makanan Anda harus memiliki cukup garam supaya kecukupan nutrisi tetap terjaga.

Tetapi, terlalu banyak garam bisa berdampak buruk bagi Anda. Makanan olahan atau makanan siap saji di restauran tak jarang menambahkan garam lebih dari yang seharusnya agar rasa makanan menjadi lebih baik sehingga digemari banyak orang.

Akibatnya, kandungan sodium menjadi terlalu tinggi dan berefek buruk bagi kesehatan.

Sebabkan edema hingga gangguan lambung

Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak sodium, tubuh akan menahan lebih banyak cairan. Itu karena ginjal, yang bertugas menyaring limbah dari darah, berusaha menjaga rasio khusus antara elektrolit, seperti sodium dan kalium terhadap air.

Adanya garam berlebih, berarti ginjal menyimpan lebih banyak air dan ini bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan, seperti edema (pembengkakan di tempat-tempat seperti tangan, lengan, kaki, dan pergelangan kaki).

Lebih banyak cairan, pada umumnya berarti lebih banyak darah mengalir melalui pembuluh darah dan arteri. Seiring waktu, pembuluh darah bisa menjadi kaku sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi dan hipertensi.

Anda mungkin sudah tahu garam dapat membuat Anda haus. Itulah cara tubuh untuk mencoba memperbaiki rasio antara natrium dengan air.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanda-tanda Awal Gangguan Bipolar pada Remaja

Tanda-tanda Awal Gangguan Bipolar pada Remaja

Health
Meningioma

Meningioma

Penyakit
Tips Saat Gula Darah Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah

Tips Saat Gula Darah Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah

Health
12 Penyebab Kram Perut setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kram Perut setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya

Health
Kenapa Badan Demam setelah Suntik Vaksin?

Kenapa Badan Demam setelah Suntik Vaksin?

Health
Cara Akses Layanan Telemedisin Kemenkes RI untuk Pasien Isoman

Cara Akses Layanan Telemedisin Kemenkes RI untuk Pasien Isoman

Health
Tips ala Rumahan untuk Hilangkan Kutu Rambut

Tips ala Rumahan untuk Hilangkan Kutu Rambut

Health
Pahami, Begini Cara Mengecek Gula Darah untuk Kontrol Gejala Diabetes

Pahami, Begini Cara Mengecek Gula Darah untuk Kontrol Gejala Diabetes

Health
Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Health
8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.