Kompas.com - 11/12/2015, 05:54 WIB
Kebiasaan jalan kaki bahkan lebih efektif daripada meluangkan 30 menit untuk jalan cepat pada waktu pagi. Jika dilakukan setiap hari, risiko diabetes pun ikut mengecil. ThinkstockKebiasaan jalan kaki bahkan lebih efektif daripada meluangkan 30 menit untuk jalan cepat pada waktu pagi. Jika dilakukan setiap hari, risiko diabetes pun ikut mengecil.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com – Rutinitas kantor yang mengharuskan Anda duduk selama delapan jam dalam sehari membuka risiko besar akan diabetes. Pasalnya, kebiasaan ini memperlambat kerja otot sehingga fungsi insulin menurun dan glukosa pun sulit diserap tubuh.

Namun, hal ini bukannya tidak bisa dicegah. Hasil penelitian University of Otago di Selandia Baru menyatakan, jalan kaki selama dua menit setiap setengah jam dapat menurunkan kadar gula darah.

Kebiasaan ini bahkan lebih efektif daripada meluangkan 30 menit untuk jalan cepat pada waktu pagi. Jika dilakukan setiap hari, risiko diabetes pun ikut mengecil.

Sebenarnya, tidak hanya itu. Untuk mengurangi risiko diabetes, Anda bisa membiasakan lebih banyak beraktivitas fisik di kantor.

Berikut ini beberapa kegiatan ringan di sela-sela jam kerja yang padat:

Latih pernapasan

Oksigen yang mengalir baik dalam tubuh dapat melancarkan aliran darah, mengoptimalkan daya ingat, dan mendatangkan beragam manfaat lain. Latihan pernapasan ini tidak sulit, bahkan sangat sederhana.

Tarik napas dalam-dalam dengan otot perut dan tahan selama beberapa detik. Lalu, embuskan napas perlahan sambil mengendurkan perut. Ulangi selama beberapa menit hingga tubuh terasa segar.

Squat di meja

Setiap lima menit squat membakar 70 kalori dalam tubuh. Gerakan kecil ini tidak membutuhkan tempat luas dan dapat langsung dilakukan di kubikel atau depan meja kerja.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

Health
Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.