Kompas.com - 05/02/2016, 09:40 WIB
Pengasapan untuk mencegah merebaknya kasus demam berdarah dengue berlangsung di RT 001 RW 03 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (20/4/2012). KOMPAS / AGUS SUSANTOPengasapan untuk mencegah merebaknya kasus demam berdarah dengue berlangsung di RT 001 RW 03 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (20/4/2012).
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com Fogging atau pengasapan merupakan cara yang selalu digunakan untuk membasmi nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).  Namun, banyak yang perlu diperhatikan dalam melakukan fogging agar efektif membunuh nyamuk dan sarangnya.

Salah satu yang terpenting adalah memastikan dosis insektisida yang digunakan untuk fogging.

“Dosisnya sudah benar belum? Kalau enggak, nyamuknya pingsan doang, enggak mati,” ujar Peneliti Perubahan Iklim dan Kesehatan Lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) DR. Budi Haryanto, SKM, MSPH, MSc saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/2/2016).

Dalam melakukan pengasaan, insektisida akan dicampur dengan solar kemudian mengeluarkan asap di mesin fogging.

Dosis insektisida sebenarnya sudah tertera dalam kemasannya. Misalnya, tertulis 5/15 atau lima insektisida berbanding 15 liter solar. Maka, dosis yang harus digunakan seharusnya sesuai dengan takaran tersebut.

Menurut Budi, salah satu tanda penggunaan dosis "obat" fogging yang  tidak tepat adalah lantai rumah menjadi licin pasca pengasapan.

“Kalau dosisnya tepat maka yang keluar asap. Kalau dosis enggak tepat, yang keluar,  ya minyak. Lantai licin, kalau seperti sudah itu jelas dosisnya enggak tepat,” terang Budi.

Kesalahan inilah yang menjadi salah satu penyebab kasus DBD tidak mengalami penurunan setelah fogging dilakukan dan justru ditemukan pasien baru.

Menurut Budi, petugas yang melakukan fogging pun mesti terlatih meski fogging menggunakan mesin dengan teknologi sederhana. Fogging dilakukan di kawasan pemukiman hingga sekolah-sekolah ketika ditemukan pasien DBD di daerah tersebut.

Fogging tak bisa dilakukan asal-asalan, petugas harus memperhatikan radius penyemprotan, mengecek mesin fogging, hingga waktu dilakukannya fogging.

Kegiatan fogging harus direncanakan. Jangan lupa untuk melakukan sosialisasi dengan baik kepada masyarakat agar semua pemilik rumah bersiap dan bersedia saat dilakukan fogging.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Herniasi Otak
Herniasi Otak
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.