Kompas.com - 09/02/2016, 16:11 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Wanita yang menjadi survivor atau penyintas kanker, baik itu kanker payudara maupun kanker tiroid, berpotensi lebih tinggi menderita kanker atau tumor jenis lain.

Evaluasi yang dilakukan oleh University of Chicago terhadap 37 hasil studi ilmiah yang telah dipublikasikan, menyebutkan bahwa survivor kanker payudara memiliki risiko 1,55 persen lebih tinggi menderita kanker tiroid dibanding wanita yang tidak menderita kanker payudra.

Sebaliknya, wanita survivor kanker tiroid berisiko 1,18 kali lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.

"Ini ancaman yang nyata," kata penulis utama penelitian, yang juga menjabat sebagai direktur program bedah endokrin di universitas yang sama.

"Orang yang pernah menderita salah satu dari dua jenis kanker ini, harus sadar bahwa risiko mereka lebih tinggi untuk terkena kanker yang satunya lagi."

Di Amerika Serikat, dalam 30 tahun terakhir ini, jumlah penderita kanker tiroid meningkat sebanyak tiga kali lipat. Sedangkan, kanker payudara adalah jenis kanker paling umum yang diderita wanita, selain kanker leher rahim.

Para dokter harus lebih awas terhadap hubungan antara dua jenis kanker ini, kata Grogan.

Hal ini sudah selayaknya menjadi bahan diskusi antara dokter dengan pasiennya. Pasien juga harus tahu risiko ini dan mendapat jadwal pemeriksaan dini lanjutan pada waktu yang tepat, sesuai rekomendasi dokter.

Hasil evaluasi University of Chicago ini sudah dipublikasikan di jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention pada 5 Februari lalu.

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut, bagaimana kanker tiroid dan kanker payudara bisa saling memengaruhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Tirotoksikosis
Tirotoksikosis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.