Kompas.com - 17/02/2016, 19:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Nyamuk Aedes aegypti merupakan nyamuk yang bisa menularkan virus dengue penyebab demam berdarah dengue, chikungunya, dan juga Zika. Nyamuk ini memiliki kebiasaan hidup yang berbeda dengan nyamuk biasa atau nyamuk Culex (nyamuk got).

Profesor dr Saleha Sungkar dari Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengungkapkan, Aedes adalah nyamuk yang sangat suka bau manusia. Untuk itu, jika ingin memberantas nyamuk Aedes, ketahui dulu tempat-tempat nyamuk Aedes dewasa itu bersembunyi.

"Di mana yang paling dekat manusia? Ya, di dalam rumah, kolong tempat tidur, pakaian yang digantung, di balik lemari. Mereka suka ada di tempat tersebut," kata Saleha dalam Diskusi Panel Virus Zika di FKUI, Salemba, Rabu (17/2/2016).

Saleha mengatakan, hal ini menjadi penyebab fogging atau pengasapan sering kali tidak efektif memberantas nyamuk Aedes, karena hanya dilakukan di selokan rumah warga. Banyak warga yang enggan bagian dalam rumahhnya dilakukan fogging.

"Jadi yang mati kecoa, nyamuk got, nyamuk Aedes enggak mati," lanjut Saleha.

Saleha melanjutkan, nyamuk Aedes memang sangat suka darah manusia. Namun, ia tidak mengigit sepanjang hari. Aedes hanya aktif sekitar pukul 08.00-10.00 dan 15.00-17.00. Pada malam hari, nyamuk dengan garis hitam putih di tubuhnya itu akan beristirahat.

Menurut Saleha, fogging pun seharusnya dilakukan saat nyamuk tersebut sedang aktif. Sementara itu, nyamuk Aedes suka berkembang biak di air bersih. Seperti air bak mandi, air tanaman, dan genang air lainnya.

Saleha menambahkan, untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk Aedes, masyarakat harus rutin menguras tempat penampungan air, menutup rapat, hingga mengubur barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.