Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/02/2016, 21:07 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi
KOMPAS.com - Berhubungan seks bukan hanya kegiatan menyenangkan bagi pasangan suami istri, tetapi juga menyehatkan. Sejumlah penelitian menunjukkan, setidaknya ada lima manfaat berhubungan seks bagi kesehatan pria maupun wanita. Apa saja?

1. Memperbaiki suasana hati
Penelitian menunjukkan, berhubungan seks dengan orang yang kita cintai dapat meningkarkan suasana hati menjadi lebih naik. Menurut peneliti, bercinta dan orgasme merangsang prpduksi hormon endorfin yang bisa meningkatkan kesenangan.

Selain itu ada hormon oksitosin yang membuat seseorang lebih murah hati pada pasangannya dan membuat tidur lebih tenang. Pelepasan oksitosin bisa terjadi saat berpelukan, setidaknya selama 20 menit.

Menurut peneliti, wanita menghasilkan hormon ini empat kali lebih banyak dibanding pria. Psikolog Amerika Gordon Gallup pernah meneliti 300 wanita yang aktif berhubungan seks dan tidak. Hasilnya, wanita yang aktif lebih sedikit kemungkinannya mengalami depresi dibanding yang tidak.

2. Menyehatkan jantung
Sebuah studi di Queens University di Belfast menunjukkan, melakukan hubungan seks tiga kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Menurut ahli, laki-laki berisiko terkena serangan jantung saat bercinta adalah tidak benar.

Profesor Peter Weisberg, direktur medis dari sebuah Yayasan Jantung di Inggris mengatakan, tidak ada bukti laki-laki yang teratur berhubungan seks pada usia 40-50 tahun berisiko sakit jantung.

"Seks adalah bentuk lain dari latihan fisik," kata Dr Graham Jackson, konsultan ahli jantung di Rumah Sakit Guy & St Thomas.

3. Menangkal flu
Musim dingin biasanya menyebabkan orang sakit pilek maupun flu. Menurut penelitian, berhubungan seks bisa menangkal penyakit tersebut.

Penelitian menunjukkan, bercinta dua kali dalam seminggu dapat meningkatkan imunoglobulin A, yaitu zat yang ditemukan dalam air liur dan lapisan hidung yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan pilek dan flu.

Penelitian pernah mengukur kadar imunoglobulin dari air liur 11 pasangan suami istri. Hasilnya, mereka yang lebih sering berhubungan seks lebih memiliki imunoglobulin A yang tinggi dibanding yang tidak.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Dailymail
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+