Hati-hati, Antibiotik dapat Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Kompas.com - 06/03/2016, 16:03 WIB
Ilustrasi Ilustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Untuk studi ini, para peneliti Denmark menelusuri data lebih dari 1,5 juta partusipan dan menemukan bahwa mereka yang diresepkan dua sampai empat antibiotk memiliki risiko diabetes 23 persen lebih tinggi daripada yang tidak meminum antibiotik. Mereka yang minum lima atau lebih antibiotik memiliki risiko diabetes sebesar 53 persen.

Para peneliti mencatat, penderita diabetes dan orang yang berisiko diabetes, mungkin lebih mudah jatuh sakit sehingga lebih butuh anribiotik dibanding rata-rata orang sehat.

Studi juga menemukan adanya keterkaitan antara diabetes dengan penggunaan antibiotik selama 15 tahun sebelum diabetes terdeteksi. Hal ini yang menjadi dasar dugaan yang kuat, bahwa antibiotik ada kaitannya dengan berkembangnya risiko diabetes.

Studi ini bukan satu-satunya yang mengaitkan antara antibiotik dan diabetes. Sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam European Journal of Endocrinology menemukan, dua sampai lima dosis penisilin dan antibiotik yang sejenis, dapat meningkatkan risiko diabetes secara signifikan.

Peneliti mengatakan, antibiotik berefek pada komunitas bakteri baik dan buruk dalam pencernaan. Inilah yang mungkin menyebabkan kenaikan risiko penyakit gula tersebut. Ketika koloni bakteri terganggu, sensitivitas terhadap insulin juga bisa terganggu.

Meski sudah melihat hubungan antara keduanya, para peneliti masih belum tahu secara pasti apakah antibiotik mrnjadi penyebab langsung penyakit metabolik seperti diabetes atau tidak.

Dengan demikian, mereka menyarankan agar kita menggunakan antibiotik dengan sangat hati-hati sebagai obat untuk penyakit tertentu dan bukan sebagai pencegah penyakit.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X