Kompas.com - 22/03/2016, 21:15 WIB
Ilustrasi peternakan ayam. ShutterstockIlustrasi peternakan ayam.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Pada bulan November 2015, WHO mengeluarkan pernyataan tentang isu-isu keamanan pangan. Pernyataan ini mencakup informasi keamanan makanan menyangkut risiko penularan flu burung, sebagai berikut.

1. Virus H5N1 flu burung tidak menular ke manusia melalui makanan yang dimasak dengan benar. Virus ini sensitif terhadap panas. Suhu memasak 70 º C yang mengenai semua bagian daging unggas akan membunuh virus.

2. Sampai saat ini, tidak ada bukti menunjukkan bahwa setiap orang telah terinfeksi dengan virus H5N1 setelah mengonsumsi daging unggas yang dimasak dengan benar dan matang seluruhnya, meski daging tersebut sudah terinfeksi sebelumnya.

3. Kebanyakan strain virus flu burung hanya ditemukan di saluran pernapasan dan pencernaan unggas yang terinfeksi, tidak di dalam daging. Namun, hasil studi yang sudah ada menunjukkan bahwa virus yang sangat patogen, termasuk virus H5N1, menyebar ke hampir seluruh bagian burung yang terinfeksi, termasuk daging.

Untuk alasan ini, penanganan unggas dan produk unggas selama persiapan makanan dan cara memasak yang tepat sangat penting di daerah yang mengalami wabah flu burung H5N1 pada unggas.

4. Konsumen di daerah wabah perlu menyadari risiko kontaminasi silang antara unggas mentah dan makanan lain yang tidak dimasak sebelum dikonsumsi.

Cairan dari tubuh unggas atau unggas mentah seharusnya tidak diperbolehkan disentuh langsung selama persiapan memasak atau dicampur dengan item makananan lain.

Setelah mengolah dan memasak unggas mentah atau produk unggas mentah, Anda harus mencuci tangan mereka secara menyeluruh dan bersih demgan disinfeksi. Atau dengan sabun dan air panas.

5. Virus H5N1 dapat bertahan selama minimal satu bulan pada suhu rendah. Untuk alasan ini, pembekuan dan pendinginan makanan, tidak akan secara substansial mengurangi konsentrasi virus dalam daging yang terkontaminasi dan tidak dapat membunuh virus.

6. Di negara-negara dengan wabah flu burung, telur mungkin berisi virus, baik dari bagian luar atau cangkangmaupun dalam. Telur dari daerah dengan wabah sebaiknya tidak dikonsumsi mentah atau setengah matang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.