Efek Samping Obat Penenang "Riklona Clonazepam" yang Dipakai Pengemis

Kompas.com - 30/03/2016, 21:09 WIB
Obat penenang Riklona Clonazepam yang ditemukan Kompas.com di warung. David Oliver Purba/Kompas.comObat penenang Riklona Clonazepam yang ditemukan Kompas.com di warung.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Obat riklona clonazepam tiba-tiba menjadi terkenal semenjak adanya kasus pemberian obat tersebut kepada anak-anak untuk diajak mengemis dan mengamen di kawasan Blok M. Ada dua orang ditangkap atas dugaan perdagangan dan eksploitasi anak. (Baca: Polisi Incar Apotek Penyedia Obat Penenang untuk Bayi Pengemis)

 

Riklona clonazepam adalah derivatif dari obat bernama benzodiazepine. Benzodiazepine adalah obat yang digunakan untuk mengobati kecemasan (obat penenang), tetapi juga efektif dalam mengobati beberapa kondisi lain.

 

Mekanisme kerja benzodiazepine masih belum diketahui secara pasti. Yang jelas, obat ini bekerja dengan cara memengaruhi neurotransmiter di otak, bahan kimia yang dikeluarkan oleh saraf untuk berkomunikasi dengan saraf lain di dekatnya.

 

Salah satu neurotransmiter ini adalah asam gamma-aminobutyric (GABA), sebuah neurotransmiter yang menekan aktivitas saraf.

 

Para ilmuwan percaya, bahwa aktivitas yang berlebihan dari saraf mungkin menjadi penyebab kecemasan dan gangguan psikologis lain. Benzodiazepine mengurangi aktivitas saraf di otak dan sumsum tulang belakang.

 

Efek samping

Efek samping yang paling umum terkait dengan benzodiazepine adalah:
1. Sedasi atau ketenangan
2. Pusing
3. Lemas dan goyah
4. Mengantuk
5. Hilang orientasi
6. Pusing
7. Gangguan tidur
8. Bingung
9. Lekas marah dan agresif
10. Kegembiraan berlebihan atau tidak wajar
11. Gangguan memori

 

Semua benzodiazepine dapat menyebabkan ketergantungan fisik. Penghentian obat ini secara tiba-tiba, setelah penggunaan rutin berbulan-bulan, akan menimbulkan efek-efek, seperti depresi, merasa tidak percaya diri, kacau, dan insomnia.

 

Efek lainnya adalah kejang, tremor, kram otot, muntah, dan berkeringat. Untuk menghindari hal ini, dosis benzodiazepine harus dikurangi secara perlahan. Penggunaan obat ini pada anak balita tentu sangat tidak dianjurkan, karena sangat berbahaya.

 

Obat-obatan yang mengandung benzodiazepine adalah obat yang sebaiknya digunakan dengan pengawasan dari dokter. Sangat disayangkan, ternyata obat ini dijual bebas. (Baca: Obat Penenang "Riklona Clonazepam" Ternyata Dijual Bebas di Warung)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Sumber RxList
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X