Kompas.com - 13/04/2016, 14:07 WIB
Stroberi ShutterstockStroberi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Stroberi menggantikan posisi apel sebagai buah dan sayur yang paling tinggi mengandung residu pestisida. Demikian kata sebuah laporan.

Laporan tersebut disusun oleh Environmental Working Group (EWG) didasarkan pada tes analisis lebih dari 35.000 sampel buah dan sayur yang dilakukan oleh Departemen Pertanian (USDA) AS.

Apel menempati posisi kedua, setelah lima tahun berturut-turut di posisi pertama. Posisi selanjutnya diikuti oleh nectarine, persik, seledri, anggur, ceri, bayam, tomat, cabai, tomat ceri, mentimun, merica, dan kubis.

Perubahan di posisi pertama itu mengikuti larangan Eropa terhadap pestisida diphenylamine yang sepertinya memengaruhi pasokan buah AS. Demikian menurut analis senior EWG Sonya Lunder.

USDA juga merilis data baru soal stroberi perihal ranking pertama tahun ini yang membantu melontarkannya ke posisi atas. Secara total, 98 persen stroberi yang diuji memiliki beberapa bentuk residu pestisida.

"Penting untuk diingat bahwa pertanian konvensional sangat bergantung pada insektisida," kata Lunder. Terdapat perbedaan sistematik antara hasil panen dengan banyak pestisida dan yang konsisten bersih dari pestisida.

Mereka yang ingin menghindari pestisida pada sayur dan buah, menurut ranking EWG, sebaiknya membeli produk organik. Begitu saran Lunder. Regulasi federal AS membatasi penggunaan beberapa jenis pestisida tertentu pada pertanian organik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber time.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.