Kompas.com - 27/05/2016, 11:29 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Buah memang makanan yang menyehatkan karena kandungan nutrisinya. Meski begitu, bagi pengidap diabetes, tak semua buah boleh dikonsumsi.

Diabetes ditandai dengan kadar gula darah yang cepat naik dan juga cepat turun. Karenanya, sangat penting untuk menjaga kestabilan gula darah melalui pola makan yang tepat.

Pengidap diabetes yang bijak tentu akan mempelajari makanan yang menyebabkan gula darah tinggi dan berusaha menghindarinya. Diabetesi memang dapat makan segala makanan, tetapi penting mengawasi jumlah, membatasi gula dan juga lemak.

Salah satu bahan makanan yang direkomendasikan untuk menjaga kestabilan gula darah adalah yang mengandung banyak serat, termasuk di dalamnya buah. "Tapi, pilih buah yang kadar indeks glikemiknya rendah atau yang tidak terlalu cepat menaikkan gula darah," kata dr.Fiastuti Witjaksono Sp.GK dalam acara media edukasi di Jakarta (25/5/2016).

Ia menambahkan, jenis buah dengan kadar indeks glikemik rendah biasanya adalah jenis buah yang tidak manis. "BUah musiman seperti mangga, melon, pisang, manggis, sawo, indeks glikemiknya lumayan tinggi. Orang diabetes memang tak boleh makan buah yang terlalu manis," katanya.

Sementara itu, buah dengan kadar indeks glikemik rendah antara lain apel hijau, kiwi, lemon, buah berri, atau jeruk bali.

Buah sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk segar atau pun diblender agar kita tetap mendapatkan seratnya. "Untuk sehat, serat dibutuhkan. Selain menyehatkan pencernaan, serat juga bermanfaat untuk mengurangi pengeluaran insulin," paparnya.

Konsumsi serat dari sayuran dan buah ini, menurut Fiastuti, seharusnya juga kita lakukan saat sahur di bulan Ramadhan. Tujuannya agar perut kenyang lebih lama dan kadar gula darah tidak cepat turun.

"Sebaliknya saat berbuka puasa, kita dianjurkan untuk minum jus buah karena cepat menaikkan kadar gula darah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.