Kompas.com - 11/07/2016, 16:00 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Agar bahan makanan jadi lebih enak disantap, tentu butuh proses pemasakan. Bisa dikukus, digoreng, ditumis, atau dipanggang, sesuai selera masing-masing.

Nah, masalahnya makanan itu gizinya akan berkurang atau berisiko bagi kesehatan kalau kita memasaknya tidak benar. Misalnya, memasak terlalu matang atau kurang matang. Lalu, bagaimana tips memasak agar gizi tetap optimal?

1.Menggoreng. Bila ingin menggoreng bahan makanan, cobalah untuk memperhatikan suhu minyak goreng. Ada baiknya kalau suhu itu tidak melewati titik asap dan jangan sampai terlalu kering (gosong). Tujuannya, agar proteinnya tidak rusak.

2. Merebus sayuran. Merebus sayuran juga punya seninya sendiri. Bila ingin merebus, cukup sampai setengah matang saja supaya vitamin dan mineral tidak banyak larut dalam air. Lalu, air rebusan itu bisa kita manfaatkan sebagai bahan kuah sup atau kaldu ayam.

3. Memanggang. Bila ingin memanggang daging, sebaiknya masukkan dulu ke dalam microwave selama dua menit supaya agak matang. Dengan begitu, kita tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memanggangnya. Soalnya, memanggang daging terlalu kurang aik bagi kesehatan. Hal ini bisa menyebabkan munculnya amina heterosiklis.

4. Menumis. Agar bahan makanan tetap bergizi saat ditumis, cobalah untuk memasak dengan cepat potongan-potongan kecil dan tipis dari bahan makanan. Lalu, gunakanlah sejumlah kecil lemak dalam wajan antilengket dan atas api yang relatif besar.

5. Menggunakan banyak rempah. Rempah bisa kita gunakan untuk menambah warna, rasa, dan aroma tanpa perlu menambah minyak atau garam. Bila ingin memakainya, cobalah untuk memasukkan rempah segar pada tahap akhir memasak. Sementara itu kita jgua bisa menambahkan rempah kering sebelum memasukkan bahan makanan.

6. Stir-frying. Ini merupakan cara memasak menggunakan api sedang dan diaduk-aduk terus menerus. Dengan begitu, makanan akan tetap renyah tanpa perlu menggunakan banyak minyak.

7. Pembakaran dalam oven. Kita bisa menggunakan kertas roti untuk menutupi loyang kue sebelum pemanggangan sebagai pengganti mentega.  Hal ini bisa membuat makanan lebih sehat sekaligus meminimalkan penggunaan lemak.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.