Kompas.com - 02/09/2016, 09:00 WIB
Konferensi pers Jakarta Goes Pink di Jakarta (1/9/2016). Dok LovePinkKonferensi pers Jakarta Goes Pink di Jakarta (1/9/2016).
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang bisa dideteksi sejak dini. Sayangnya, banyak wanita yang mengabaikannya. Hal ini membuat kasus kanker payudara banyak ditemukan pada stadium lanjut.

Banyak wanita beralasan takut melakukan deteksi dini karena tak siap menerima kenyataan jika benar terdapat kanker. Survivor kanker payudara yang juga dari komunitas Lovepink, Dede Gracia mengatakan, persepsi itu harus diubah.

Masih banyak wanita yang belum tahu bahwa tingkat keberhasilan kesembuhan kanker payudara sangat tinggi jika diketahui pada stadium awal.
 
"Jangan takut. Lebih baik tahu lebih dini daripada begitu tahu sudah stadium 3 atau 4," kata Dede di Lovepink Care Center, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Dede menjelaskan, jika kanker diketahui sejak dini, pengobatan bisa lebih mudah, cepat, dan murah. Bisa saja pasien tidak perlu terapi radiasi, tidak banyak kemoterapi, bahkan payudara tak perlu diangkat.

Juga perlu diketahui, setelah terkena kanker dan sembuh, kehidupan pun dapat kembali seperti sebelumnya. Bahkan, bisa menjadi lebih baik dengan menjalani hidup sehat.

Dede menuturkan, jika ada yang merasa takut, teman-teman dari Lovepink pun bisa memberi pendampingan.

Cara yang paling sederhana untuk deteksi dini adalah dengan SADARI atau periksa payudara sendiri. SADARI bisa mulai dilakukan sejak wanita mendapatkan haid dan rutin sebulan sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Dede, bagi wanita berusia di bawah 30 tahun juga bisa mulai rutin USG. Di atas usia itu kemudian cek dengan mammografi.

"Saya juga awalnya takut. Saya sempat takut mammografi itu sakit. Tapi ngapain takut, kan belum pernah coba," ucap Dede.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.