Kompas.com - 07/09/2016, 18:35 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sering mengonsumsi makanan tinggi garam seperti keripik, makanan cepat saji, pasta keju, dan sebagainya, dapat menimbulkan kembung, sakit kepala, hingga meningkatkan risiko maag akibat tubuh terlalu banyak mengolah natrium.

Walau begitu, Anda tak bisa hanya berdiam diri terhadap efek terlalu banyak makan garam ini. Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk membantu tubuh membuang garam lebih cepat sebelum menimbulkan efek buruk di dalam tubuh.


Konsumsi makanan kaya kalium

Elektrolit seperti kalium akan membantu ginjal membersihkan kelebihan garam. Anda bisa mengonsumsi buah segar dan sayuran yang mengandung tinggi kalium. Pisang, stroberi, sayuran hijau, melon, buah jeruk, semua itu adalah sumber kalium.

Pastikan Anda memakan beberapa makanan ini usai menikmati makanan tinggi garam, untuk membantu menyingkirkan efek buruk garam lebih cepat.


Bergerak lebih sering

Bahkan jika Anda tidak berkeringat, bergerak aktif dapat memudahkan tubuh memecah garam dan membuangnya.

Menggunakan energi akan membawa kelebihan garam bergerak keluar dari tubuh, ketimbang duduk di meja kerja atau sofa. Putuskanlah untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan, setidaknya 10 menit setelah makan siang tinggi garam.


Tetap terhidrasi

Cara terbaik lainnya untuk membuang kelebihan garam dengan cepat ialah minum air putih lebih sering. Agar tak kembung, tambahkan perasa dengan tetesan jeruk lemon, yang juga bermanfaat untuk membantu menyingkirkan racun-racun.

Penambahan irisan jahe atau lemon juga efektif untuk meredakan kembung yang muncul karena terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi garam dan lemak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber POP SUGAR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.