Kompas.com - 25/10/2016, 08:03 WIB
Ilustrasi kopi papua KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaIlustrasi kopi papua
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kita sudah tahu bahwa kopi dapat menghalau kantuk dan bahwa antioksidannya memberi manfaat kesehatan dalam berbagai cara.

Sebuah studi baru dari Cornell University menambah satu lagi manfaat kopi. Peneliti menemukan bahwa antioksidan di dalam kopi, yang disebut asam klorogenat (CLA), dapat melindungi dan mencegah degenerasi retina.

Percobaan dilakukan pada sekelompok tikus. Para peneliti mengembangkan radikal bebas dan stres oksidatif agar mata tikus mengalami degenerasi retina. Kemudian, mereka memberikan asam klorogenat kepada sekelompok tikus untuk melihat efeknya.

Peneliti menemukan, tikus yang diberikan asam klorogenat tidak berakhir dengan kerusakan retina. "Temuan ini penting dalam memahami makanan fungsional, yaitu makanan alami yang memberikan efek kesehatan yang menguntungkan," kata Chang Y. Lee, profesor ilmu gizi dan penulis senior studi tersebut.

Kopi adalah minuman paling populer di dunia dan sekarang kita jadi lebih memahami apa lagi manfaat yang bisa kita dapatkan dari minuman ini.

Penelitian lain menemukan bahwa kopi (tanpa gula) dapat membantu mencegah diabetes, Parkinson, kanker prostat, Alzheimer dan penyakit lainnya. Secara keseluruhan, bahkan kopi dapat menurunkan angka kematian.

Tetapi ada banyak faktor yang terlibat dalam cara bagaimana kopi memengaruhi kesehatan. Salah satunya adalah, bagaimana cara tubuh memetabolisme kafein sehingga memiliki dampak baik untuk Anda.

Di sisi lain, orang-orang dengan disposisi genetik jantung tertentu, memiliki risiko lebih tinggi mendapat gangguan kardiovaskular jika mereka minum kopi.

Sebuah studi dari Harvard University menemukan bahwa minum kopi hingga enam cangkir perhari tidak memiliki efek kesehatan yang merugikan pada orang-orang di usia 50-60 an tahun.

Dr Rob van Dam, asisten profesor di Departemen Gizi Harvard, menulis bahwa kopi sebenarnya hal yang relatif sulit untuk dipelajari.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.