Kompas.com - 31/10/2016, 11:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com — Anemia tak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga rentan terjadi pada bayi. Wakil Ketua Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), dr Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK, mengungkapkan, kasus anemia pada bayi banyak terjadi saat mereka mulai mendapat makanan pendamping ASI (MPASI) atau saat usia 6 bulan.

"Menurut (hasil) penelitian di beberapa fakultas kedokteran, bayi-bayi itu anemia setelah mulai mendapat makanan pendamping ASI (MPASI)," kata Anie dalam diskusi Sehat Tanpa Anemia di Jakarta, Sabtu (29/10/2016).

Anemia pada bayi umumnya disebabkan kekurangan zat besi. Hal itu bisa terjadi karena MPASI yang diberikan tidak cukup mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan bayi.

Menurut Anie, banyak ibu yang belum mengerti bagaimana membuat dan memberikan MPASI kepada bayi. Saat memasuki tahapan MPASI, bayi seharusnya sudah diberi gizi yang lengkap.

Ibu tak perlu takut memberikan makanan bayi dengan protein hewani, seperti daging yang kaya zat besi. Anggapan yang salah jika bayi hanya diberi sayur dan buah pada tahap awal MPASI.

Pada usia 6 bulan, pemberian daging harus dihaluskan dan dengan tekstur yang sangat lembut.

"MPASI itu harusnya sudah lengkap, ada protein juga, Dari usia 6 bulan, sudah bisa dikasih protein yang bervariasi. Kalau ada riwayat alegi ikan dan telur, kita pakai yang lain dulu, misalnya ayam," ujar Anie.

Ia menambahkan, bayi yang anemia biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Salah satu tandanya, bayi terlihat pucat.

Mencegah anemia pada bayi sangat penting karena bisa mengganggu tumbuh kembangnya jika dibiarkan.  

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.