Kompas.com - 15/01/2017, 16:29 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kabar baik untuk para penggemar makanan pedas! Peneliti dari Larner College of Medicine, University Vermont menemukan asosiasi antara makan cabai dan panjang umur.

Menurut laporan penelitian itu, Prof. Benjamin Littenberg dan mahasiswa kedokteran Mustafa Chopan memeriksa survei pemeriksaan gizi dan kesehatan nasional terhadap 16.000 orang Amerika yang dilakukan lebih dari 23 tahun.

Mereka memperhatikan pengurangan 13 persen total mortalitas pada mereka yang sering makan cabai.

Littenberg dan Chopan mengakui, bahwa makan makanan pedas "masih jauh dari kepastian" menunda kematian. Kendati demikian mereka percaya makan pedas dapat membantu mencegah kematian berkaitan dengan kesehatan yang disebabkan obesitas.

Peneliti itu pun percaya capsaicin, zat aktif yang ditemukan pada cabai dapat berperan sebagai zat antimikroba yang memerangi bakteri dan virus dalam tubuh.

Chopan mengatakan kendati belum konklusif, studi terhadap cabai dapat digunakan dalam riset di masa depan dalam bentuk percobaan klinis. Makanan pedas dari cabai pun berpotensi direkomendasikan untuk membuat hidup lebih panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber POP SUGAR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.