Kompas.com - 05/02/2017, 17:28 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Belajar bahasa kedua dan aktif menggunakannya, dapat memberikan efek perlindungan pada memori otak dan jauhkan lansia dari demensia setidaknya 5 tahun lebih lama.

Para ahli dari Vita-Salute San Raffaele University di Italia menemukan, bahwa bilingual dapat membantu membangun kekuatan otak. Seakan membentuk "cadangan kognitif", ini berarti seseorang mampu menjaga otak dari demensia lebih lama.

Untuk mendapatkan hasil tersebut, ilmuwan Italia melakukan scan otak pada 85 pasien dengan penyakit Alzheimer. Setengah peserta berbicara dalam dua bahasa, sementara sisanya hanya berbicara satu bahasa.

Para ilmuwan menemukan, pasien bilingual membutuhkan rata-rata lima tahun lebih lama untuk mencapai tahapan penyakit yang sama dengan pasien yang hanya bicara satu bahasa.

Para ahli percaya, aktif berbicara dalam dua bahasa mampu memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh penyakit. Tim peneliti juga menemukan, semakin lama seseorang aktif bilingual, semakin kuat efek perlindungan.

Peneliti utama Profesor Daniela Perani mengatakan, "Secara keseluruhan, temuan ini sangat menyarankan individu untuk belajar bilingual. Semakin Anda aktif menggunakan dua bahasa, semakin besar efek perlindungan."

Hingga kini, belum ada pengobatan yang efektif untuk demensia, obat saat ini hanya membantu memperlambat gejala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr David Reynolds, Chief Scientific Officer di Alzheimer Research UK, mengatakan, "Ada semakin banyak bukti bahwa menjadi bilingual sepanjang hidup dapat meningkatkan cadangan kognitif kita.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Parafimosis
Parafimosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.