Kompas.com - 13/03/2017, 11:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Usus kita memang sensitif. Segala hal, mulai dari stres sampai makanan yang tidak cocok bisa membuat gejala sakit perut.

Kabar baiknya, pada sebagian besar kasus sakit perut, bahkan yang membuat kita diare, bukanlah hal yang serius. Jika gangguan perut itu hanya berlangsung satu atau dua hari, biasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Terlebih lagi jika Anda sedang stres, baru pulang dari bepergian, atau mulai mengonsumsi obat baru, maka gangguan pada saluran cerna adalah hal yang "normal" terjadi.

"Tapi bukan berarti sakit perut perlu diabaikan, meski kemungkinan besar tidak perlu ditakutkan," kata Eric Esrailian, pakar kesehatan pencernaan dari UCLA Geffen School of Medicine.

Ada beberapa gejala gangguan pencernaan yang sebaiknya tidak dianggap sepele karena memerlukan pemeriksaan dokter segera.

- Berlangsung lama
Perhatikan apakah perubahan kondisi perut itu berlangsung lama atau tidak, apakah itu perut terasa bergas, sakit, atau gerakan usus yang tidak normal.

"Bila sebelumnya Anda merasa baik-baik saja dan merasa gangguan perut terjadi lebih beberapa hari, periksakan ke dokter," kata Esrailian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Nyeri perut
Sakit perut yang berlangsung lebih dari dua hari, apalagi disertai gejala lain, seperti berat badan turun, sulit menelan, atau ada darah di feses, jangan dibiarkan. Kondisi gangguan pencernaan itu bisa menunjukan gejala penyakit, mulai dari wasir sampai kanker.

- Sakit di tempat yang sama
Waspadai rasa sakit pada perut yang terjadi di lokasi yang sama setiap hari atau setiap beberapa hari, apalagi jika rasa sakitnya bertambah berat, periksakan ke dokter.

- Mengganggu tidur
Apakah rasa tidak nyaman di perut langsung muncul ketika Anda berbaring di tempat tidur? Kemungkinan itu gejala refluks atau naiknya asam lambung. Untuk memastikannya, periksakan ke dokter.

- Ada faktor risiko
Merokok meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, bukan cuma kanker paru. Karena itu, jika Anda seorang perokok maka risiko terkena berbagai penyakit meningkat. Demikian juga halnya bila ada riwayat penyakit kanker atau gangguan pencernaan di keluarga. Jangan abaikan gangguan pada perut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Health
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit
9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

Health
Intoleransi Gluten

Intoleransi Gluten

Penyakit
6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Tumit

Nyeri Tumit

Penyakit
6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
Neuritis Optik

Neuritis Optik

Penyakit
7 Manfaat Pilates untuk Lansia

7 Manfaat Pilates untuk Lansia

Health
Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.