Kompas.com - 20/03/2017, 17:29 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Manfaat sehat sayuran akan lebih banyak didapat bila Anda memakannya ketimbang meminumnya dalam bentuk jus.

Jus sayuran telah menjadi tren kesehatan baru yang gemari. Dinilai sangat efektif dalam "membersihkan" hingga mengoptimalkan kinerja organ pencernaan.

Namun, menurut Brigitte Zeitlin, MPH, RD, CDN, spesialis gangguan pencernaan, diabetes, manajemen berat badan dan nutrisi perempuan, “janji” itu terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Saat sayuran diubah menjadi minuman, Anda akan kehilangan banyak nutrisi sehingga merasa lebih cepat lapar setelahnya, papar Zeitlin.

Buah-buahan dan sayuran yang digunakan dalam jus tidak lagi memiliki manfaat kesehatan yang sama dengan sayuran yang dikunyah langsung di dalam mulut. Alasan utamanya ialah karena jus menghancurkan serat sayuran.

“Serat merupakan salah satu unsur penting dalam sayuran yang membantu Anda merasa kenyang dengan sehat, meningkatkan kesehatan usus, membantu mengatur gula darah, melawan penyakit kronis (seperti kanker dan diabetes), dan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat,’ kata Zeitlin.

“Sayangnya, selain menghilangkan serat, proses pembuatan jus sayuran juga dapat menghancurkan beberapa vitamin dan mineral, sehingga yang tersisa hanyalah kandungan gula,” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terutama bila Anda membeli jus kemasan, walaupun label mengatakan "tidak ada tambahan gula," jus tersebut masih mengandung konsentrasi gula dari buah-buahan dan sayuran.

Sehingga, minum jus sayuran kemasan justru akan menyebabkan kadar gula darah naik drastis, membuat Anda lapar, dan akhirnya menyebabkan Anda makan berlebihan.


Sumber SELF

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gusi Bengkak
Gusi Bengkak
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
Nyeri Rahang

Nyeri Rahang

Penyakit
3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

Health
Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Health
5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

Health
Keratitis

Keratitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.