Kompas.com - 24/12/2019, 14:34 WIB

KOMPAS.com - Tanpa disadari kita seringkali menyentuh barang atau orang lain yang mungkin telah terinfeksi bakteri maupun virus.

Apabila setelah itu tidak segera cuci tangan dengan benar, kita sangat berisiko terkena beragam penyakit.

Tangan diketahui sebagai salah satu anggota tubuh yang paling berpotensi banyak terkena kontaminasi. Oleh sebab itu, tangan harus selalu dijaga kebersihannya.

Meski terlihat sederhana, aktivitas cuci tangan ini dapat mencegah penularan berbagai penyakit berbahaya.

Namun, hal itu harus dilaksanakan secara benar. Cuci tangan tak akan efektif membunuh kuman apabila dilakukan asal-asalan.

Beberapa perkara yang perlu diperhatikan dan diterapkan saat cuci tangan, antara lain perlunya menggunakan sabun, melakukan langkah yang tepat, hingga memahami momentum.

Lebih baik pakai sabun

Artikel dalam Health Line menyebut, mencuci tangan dengan sabun biasa dan air mengalir terbukti dapat mengurangi lebih banyak bakteri daripada mencuci tangan dengan air saja.

Anda tak perlu harus menggunakan sabun antibakteri setiap hari di rumah, di luar masa perawatan kesehatan. Penggunaan sabun biasa dan air mengalir bisa juga efektif untuk membunuh kuman dan bakteri.

Saat mencuci tangan, Anda bisa memanfaatkan air dingin maupun air hangat. Menurut para ahli, tidak ada perbedaan yang mencolok di antara keduanya.

Selama ini mungkin beredar kepercayaan bahwa air hangat lebih baik digunakan untuk mencuci tangan. Namun faktanya, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tidak ada bukti jelas mencuci tangan dengan air hangat lebih baik dalam menghilangkan kuman.

Jadi, jalankan keran pada suhu berapa pun yang Anda suka. Yang perlu dingat, penggunaan air dingin ini nyatanya lebih hemat energi. Kita tidak perlu menggunakan pemanas untuk menghangatkan air.

7 langkah cuci tangan

Melansir dari Kompas.com (15/10/2019), ada 7 langkah cuci tangan yang efektif untuk mencegah penyebaran penyakit.

Berikut ini cara cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun yang efektif.

  1. Basahi tangan dengan air dan tuangkan sabun ke telapak tangan.
  2. Usap kedua telapak tangan dengan gerakan memutar.
  3. Lalu, letakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dan kaitkan jari-jari kedua tangan sambil diusap ke atas dan ke bawah.
  4. Setelah itu, tangkupkan kedua telapak tangan sambil mengaitkan jari-jari lalu gosok sela-sela jari.
  5. Taruh buku-buku jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya, lalu gosok dengan arah memutar.
  6. Genggam ibu jari tangan kiri menggunakan tangan kanan dan sebaliknya lalu gosok dengan arah memutar.
  7. Bentuk tangan kanan menjadi bentuk kuncup, lalu gosok-gosok kuku di atas permukaan telapak tangan kiri dan sebaliknya.

Baca juga: 7 Langkah Cuci Tangan yang Efektif Singkirkan Kuman

Sering mencuci tangan adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari sakit dan penyebaran penyakit.

Sisihkan waktu Anda minimal 20-60 detik untuk mencuci tangan. Janganlah terburu-buru karena hasilnya tak akan maksimal.

Ini waktu yang efektif

Sudah hampir pasti Anda tidak mungkin menjaga tangan selalu terbebas dari kuman.

Dengan mencuci tangan sesering mungkin, Anda setidaknya dapat membantu membatasi transfer bakteri, virus, dan mikroba lain.

Baca juga: Selain Rajin Cuci Tangan, Ini Tips agar Badan Tetap Prima di Musim Pancaroba

Melansir dari Mayo Clinic (17/12/2019), inilah waktu yang dianjurkan bagi Anda untuk selalu mencuci tangan:

Sebelum

  • Menyiapkan makanan atau makan
  • Mengobati luka atau merawat orang sakit
  • Memasang atau melepas lensa kontak

Setelah

  • Mempersiapkan makanan
  • Menggunakan toilet, mengganti popok atau membersihkan anak yang telah menggunakan toilet
  • Menyentuh hewan, pakan hewan, atau kotoran hewan
  • Menutup hidung, batuk, atau bersin
  • Mengobati luka atau merawat orang sakit
  • Menangani sampah
  • Menangani makanan hewan atau makanan hewan peliharaan
  • Jangan ketinggalan, selalu cuci tangan Anda ketika terlihat kotor.

Penggunaan handrub

Penggunaan handrub atau pembersih tangan berbasis alkohol adalah alternatif yang dapat diterima ketika tidak ditemukan sabun dan air mengalir.

Jika Anda menggunakan handrub, pastikan produk tersebut mengandung setidaknya 60% alkohol.

Baca juga: Kesalahan Cuci Tangan yang Bikin Kita Gampang Tertular Penyakit

Selain itu pahami langkah penggunaannya berikut ini:

  • Periksa label untuk mengetahui jumlah kandungan alkohol yang sesuai.
  • Oleskan produk handrub ke salah satu telapak tangan.
  • Gosok kedua tangan Anda.
  • Gosokkan cairan ke seluruh permukaan tangan dan jari hingga tangan Anda kering.
  • Bukan hanya orang dewas, anak-anak juga membutuhkan tangan yang bersih. Bantu mereka tetap sehat dengan mendorong kebiasaan mencuci tangan.

Para orang tua bisa mulai dengan menunjukkan kepada anak-anak bagaimana cara mencuci tangan dengan benar. Agar tidak terburu-buru, mereka bisa mengajak anak mencuci tangan sambil bernyanyi.

Durasinya bisa setara dengan menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" sebanyak dua kali.

Ketika cuci tangan menggunakan handrub, para orangtua harus memastikan keselamatan anak. Jangan sampai mereka menelan pembersih berbasis alkohol ini karena dapat menyebabkan keracunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.