Kompas.com - 11/02/2020, 21:09 WIB

Jangan kaget pula apabila mendapati ada cairan keluar dari puting payudara pada trimester kedua ini.

Biasanya, hal ini terjadi saat payudara mendapat stimulasi tertentu. Warna cairannya adalah kuning kental dan merupakan kolostrum yang baik untuk imun bayi.

Meski demikian, tidak semua ibu hamil akan merasakan keluarnya cairan saat trimester kedua.

Tenang saja, ini bukan indikator apakah seorang ibu nantinya akan lancar menyusui atau tidak.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Menyusui Buat Payudara Kendur?

3. Trimester ketiga

Pada minggu ke-28 hingga ke-40, perubahan yang terjadi pada trimester sebelumnya akan terasa lebih intens.

Misalnya payudara akan menjadi semakin besar sekaligus berat. Areola menjadi lebih gelap, hingga kolostrum keluar dari puting lebih sering ketimbang biasanya.

Bersiap untuk menyusui

Tentu perubahan payudara saat hamil tidak berhenti saat persalinan usai saja. Lebih jauh lagi, perubahan akan terus terjadi terutama apabila sang ibu menyusui langsung (direct breastfeeding).

Perlu diingat bahwa meskipun selama hamil Anda tidak merasakan keluarnya kolostrum dari puting, bukan berarti ASI Anda nantinya tidak lancar.

Hal itu tidak menjamin bagaimana proses menyusui yang begitu panjang dan berliku.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.