Kompas.com - 26/02/2020, 11:05 WIB
Kotak cokelat berbentuk hati ShutterstockKotak cokelat berbentuk hati

Senyawa ini memberikan efek stimultan pada otak manusia jika bekerja bersama kafein.

Baca juga: Makanan Manis Berlimpah Saat Libur Natal, Awas 5 Bahaya Kesehatan Ini

2. Anandamide

Anandamide adalah cannabinoid atau senyawa yang mempengaruhi fungsi otak mirip dengan THC atau bahan psikoaktif utama dalam ganja.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Neuroscience Institute San Diego mengatakan bahwa cokelat mengandung zat yang menghasilkan efek mirip ganja pada otak.

Tapi jangan khawatir, efek mirip ganja ini sangat kecil. Untuk menghasilkan efek yang benar-benar mirip ganja, Anda harus menelan setidaknya 12,5 kg cokelat.

Selain itu, sebenarnya, Anandamide juga diproduksi secara alami pada otak manusia dalam jumlah kecil.

Jadi, makan cokelat tidak akan membuat Anda serta merta mendapatkan efek mengonsumsi ganja.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Senyawa dalam Cokelat yang Bikin Kita Bahagia Saat Memakannya
Makan cokelat dapat dengan mudah bikin kita merasa senang dan bahagia. Siapa sangka itu karena 4 senyawa kimia ini
Bagikan artikel ini melalui

3. Phenylethylamine (PEA)

Pernahkah Anda memperhatikan ketika makan cokelat suasana hati Anda jadi ringan dan menyenangkan? Itu bukan sekadar halusinasi saja.

Itu merupakan efek dari senyawa phenylethylamine, zat kimia yang meangsang pusat kesenangan di otak.

Senyawa ini biasanya dilepaskan ketika seseorang jatuh cinta.

Uniknya, cokelat adalah salah satu makanan yang mengandung phenylethylamine cukup tinggi. Hanya saja, kandungan senyawa ini dalam cokelat dicerna oleh tubuh dengan cepat sehingga efeknya kurang terasa signifikan.

Baca juga: Tak Bisa Asal Manis, Berapa Idealnya Batas Konsumsi Gula Per Hari?

4. Gula

Bukan rahasia lagi, cokelat digandrungi karena rasa manisnya. Padahal, sebenarnya, cokelat memiliki rasa asli getir.

Rasa manis tersebut berasal dari gula yang ditambahkan pada olahan cokelat. Gula ini mengirim pesan kimiawi ke otak kita.

Sinyal tersebut memicu pelepasan bahan kimia yang biasa dikaitkan dengan penghargaan dan kesenangan. Itulah mengapa makan cokelat membuat perasaan bahagia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Bau Badan
Bau Badan
PENYAKIT
Kuku Rapuh
Kuku Rapuh
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.