Olahraga Lari dengan Masker Bikin Susah Nafas, Begini Baiknya

Kompas.com - 05/06/2020, 10:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Memakai masker ketika kita berbelanja atau pergi bekerja memang bukan hal yang merepotkan.

Tapi, kondisi ini akan menjadi berbeda ketika kita memakainya untuk berolahraga di luar ruangan, khususnya olahraga lari.

Karena situasi pandemi Covid-19, ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Berbagai riset telah membuktikan memakai masker, meskipun jenis non-medis, efektif untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, memakai masker saat melakukan olahraga lari berpotensi menganggu kita saat menghirup oksigen.

Baca juga: Sayang Dilewatkan, Ini 5 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan

Padahal, otot membutuhkan oksigen yang tinggi saat kita berlari agar mendapatkan hasil yang maksimal dari olahraga yang kita lakukan.

Menurut pakar kedokteran keluarga dari Cleveland Cinic, Caitlin Lewis, kondisi lingkungan di mana kita melakukan olahraga sangat menentukan apakah kita perlu memakai masker atau tidak.

"Umumnya, kita harus memakai masker ketika berlari di area yang ramai sehingga sulit melakukan physical distancing," ucapnya.

Ketika kita bertemu orang lain atau melewati kerumunan, Lewis juga menyarankan agar kita mengenakan masker.

"Namun ketika Anda berlari sendiri, Anda tidak perlu memakai masker," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X