Kompas.com - 04/06/2020, 16:00 WIB
ilustrasi pare ilustrasi pare

KOMPAS.com - Rasa pahit yang dimiliki pare membuat banyak orang menghidnari sayuran ini. Padahal, pare memiliki segudang nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Melansir Healthline, pare kaya akan vitamin C yang penting untuk membantu mencegah penyakit, pembentukan tulang, dan penyembuhan luka.

Sayuran ini juga kaya akan vitamin A, vitamin yang larut dalam lemak yang meningkatkan kesehatan kulit dan meningkatkan fungsi organ mata.

Pare juga mengandung folat yang ang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Baca juga: 6 Manfaat Wortel Bagi Kesehatan, Sayuran dengan Gizi Sempurna

Selain itu, senyawa antioksidan yang tinggi dalam pare membantu melindungi sel dari kerusakan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengenal Manfaat Pare, Sayuran Pahit Namun Bernutrisi Tinggi
Meski rasanya pahit, pare mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan. Apa saja manfaat pare?
Bagikan artikel ini melalui

Sayuran ini juga tinggi serat yang baik untuk pencernaan. Secara rinci, dalam
94 gram pare mengandung berbagai nutrisi berikut:

  • Kalori: 20
  • Karbohidrat: 4 gram
  • Serat: 2 gram
  • Vitamin C: 93 persen dari saran asupan harian
  • Vitamin A: 44 persen dari saran asupan harian
  • Folat: 17 persen dari saran asupan harian
  • Kalium: 8 persen dari saran asupan harian
  • Seng: 5 persen dari saran asupan harian
  • Besi: 4 persen dari saran asupan harian.

Manfaat

Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, pare juga memiliki sejumlah manfaat berikut:

1. Menurunkan gula darah

Pare telah lama digunakan sebagai obat tradisonal untuk mengatasi diabetes. Riset yang meneliti 24 orang dewasa penderita diabetes membuktikan, konsumsi 2000 miligram pare setiap hari dapat menurunkan gula darah,

Selain itu, pare juga dapat menurunkan kadar fruktosamin, yang merupakan penanda lain dari kontrol gula darah jangka panjang.

Pare juga bisa meningkatkan sekresi insulin, yang merupakan hormon pengatur gula darah dalam tubuh.

Halaman:

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.