Kompas.com - 22/06/2020, 12:04 WIB
ilustrasi anak tidur shutterstock/Anatoliy Karlyukilustrasi anak tidur

KOMPAS.com - Anak-anak membutuhkan tidur siang untuk membantu perkembangan fisik dan mentalnya.

Saat anak tidak tidur siang, mereka bisa kelelahan, rewel, dan jadwal tidur malamnya jadi terganggu.

Melansir Kid's Health, sebenarnya tidak ada pedoman baku terkait kebutuhan tidur siang anak.

Baca juga: Panduan Melindungi Anak dari Virus Corona Saat di Luar Rumah

Namun, Anda bisa mengenali ciri-ciri anak yang kebutuhan tidur siangnya tidak tercukupi, antara lain:

  • Anak mengantuk di siang hari
  • Anak mudah marah dan rewel di sore hari
  • Anak bangun siang dan susah dibangunkan
  • Anak jadi kurang perhatian, tidak sabaran, agresif, atau hiperaktif
  • Anak susah konsentrasi

Tak hanya menyebabkan rewel dan kelelahan, anak-anak yang kurang tidur siang juga bisa kehilangan berbagai manfaat tidur siang untuk anak.

Baca juga: Waspada, Bahaya Komplikasi Infeksi Virus Corona pada Anak

Tidur siang untuk meningkatkan daya ingat

Melansir Motherly, tubuh melakukan proses peremajaan sel selama tidur. Tidur juga penting untuk menunjang perkembangan otak.

Anak-anak yang kurang tidur cenderung mengalami masalah daya ingat.

Menurut sebuah studi, anak-anak prasekolah yang rutin tidur siang cenderung punya daya ingat lebih baik.

Anak-anak sukarelawan penelitian ini diuji untuk mengerjakan tugas visual-spasial untuk menakar daya ingat otak di sore hari dan hari berikutnya.

Hasilnya, anak yang rutin tidur siang lebih jago mengerjakan soal yang mengandalkan memori tersebut ketimbang anak yang jarang tidur siang.

Daya ingat ini merupakan sesuatu yang penting untuk bekal kemampuan kognitif si kecil kelak.

Dengan memanen manfaat tidur siang untuk meningkatkan daya ingat anak-anak., anak-anak jadi lebih mampi memecahkan masalah. merencanakan, memahami, dan belajar.

Seluruh kemampuan tersebut dapat mementuk kadar intelektualitas (IQ).

Baca juga: 7 Tips Cegah Mata Minus pada Anak saat Belajar dari Rumah

Menunjang performa akademik

ilustrasi anak belajarshutterstock ilustrasi anak belajar
Studi yang diterbitkan di jurnal Oxford Academia menyebutkan, tidur siang dapat menunjang performa akademik.

Para peneliti menemukan, anak yang kurang tidur kinerja akademiknya terganggu, termasuk bagi anak-anak yang tidak memiliki kesulitan belajar.

Riset lain yang diterbitkan di Sleep Medicine juga menyatakan, anak-anak usia sekolah yang rutin tidur siang memiliki performa akademik yang lebih memuaskan.

Anak yang rutin tidur siang disebut memiliki penalaran persepsi dan IQ yang lebih baik ketimbang yang anak malas tidur siang.

Baca juga: Beda Gejala Tuberkulosis pada Anak-anak dan Orang Dewasa

Bangun rutinitas tidur siang anak

Manfaat tidur siang pada anak terbukti dapat meningkatkan daya ingat dan performa akademik.

Meskipun begitu, terkadang ada anak yang susah tidur siang.

Orangtua jangan khawatir. Kebiasaan tidur siang sebenarnya bisa dilatih sejak dini.

Saat masih bayi, terkadang si kecil memberikan isyarat minta tidur dengan cara rewel dan menggosok mata.

Ketika tanda-tanda anak mengantuk datang, segera bawa anak ke tempat tidur walaupun anak tidak seketika terpejam.

Dengan begitu, anak dilatih merespons sinyal tidur untuk dirinya sendiri.

Baca juga: Awas, Anak Doyan Begadang Rentan Obesitas

Begitu anak sudah lebih besar dan terlatih tidur sendiri, anak bisa diberi sinyal tidur seperti lampu dan musik musik lembut mulai diputar.

Untuk anak yang mulai sekolah, mengarahkan si kecil tidur siang bukan perkara gampang. Pasalnya, anak tidak bisa dipaksa untuk terpejam.

Ketimbang memaksa anak tidur siang, biarkan anak membaca buku atau bermain dengan tenang di kamar.

Bila capai dan kantuk anak sudah datang, si kecil bisa langsung tertidur tanpa perlu usaha keras dari orangtua.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X