Kompas.com - 23/08/2020, 21:03 WIB
Ilustrasi buang air kecil iStockphotoIlustrasi buang air kecil

KOMPAS.com - Banyak orang menyarankan kencing setelah rampung berhubungan seks.

Saran tersebut bukannya tanpa alasan. Kencing setelah berhubungan seks dapat mencegah infeksi saluran kencing.

Terutama bagi pasangan yang melakukan hubungan seks dengan cara penetrasi ke dalam vagina.

Baca juga: Vagina Becek: Penyebab dan Cara Mengatasi

Hubungan seks dan infeksi saluran kencing

Ahli endokrinologi dan reproduksi dari Icahn School Medicine Mount Sinai AS, Alan B. Copperman, MD, menyebut hubungan seks erat kaitannya dengan penyakit infeksi saluran kencing.

"Hubungan seks bisa memindahkan bakteri dari anus ke uretra dan saluran kencing," jelas dia, seperti dilansir Self.

Buang air kecil setelah berhubungan seks bisa membantu mengeluarkan bakteri sebelum masuk lebih jauh ke kandung kemih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Mayo Clinic, penyebab infeksi saluran kencing karena bakteri masuk ke saluran penghubung antara kandung kemih dan alat kelamin atau uretra.

Dari infeksi tersebut, bakteri juga bisa menjalar dan menginfeksi bagian dalam kandung kemih, saluran penghubung ginjal dan kandung kemih, sampai ke ginjal.

Baca juga: Kentut dari Vagina, Normal atau Tidak?

Wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kencing ketimbang pria. Pasalnya, panjang uretra pada wanita lebih pendek ketimbang pria.

Dengan saluran kemih wanita yang lebih pendek ketimbang pria, bakteri lebih mudah leluasa berkembang dan menyebabkan infeksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Babesiosis
Babesiosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.