Faktor Risiko ADHD pada Anak

Kompas.com - 25/09/2020, 13:41 WIB
Ilustrasi anak ADHD SHUTTERSTOCK/Photographee.euIlustrasi anak ADHD

KOMPAS.com - Attention deficit hyperactivity disorder ( ADHD) merupakan kondisi kronis yang melibatkan susah berkonsentrasi, hiperaktivitas, dan perilaku impulsif.

ADHD sendiri merupakan gangguan neurobehavioral. Dengan kata lain, ADHD adalah gangguan cara otak seseorang memproses informasi yang kemudian mempengaruhi perilakunya.

Sering kali, gejala ADHD terlihat pada masa kanak-kanak. Kabar buruknya, kondisi ini dapat terbawa hingga dewasa.

Baca juga: Tak Hanya Anak-anak, Orang Dewasa Juga Bisa Alami ADHD

Tidak jarang kondisi ini membuat seseorang mengalami kepercayaan diri yang rendah, masalah dalam hubungan, atau kesulitan dalam bekerja atau sekolah.

Melansir dari Mayo Clinic, penyebab pasti dari kondisi ini tidak diketahui.

Meski begitu, para peneliti percaya bahwa genetika, nutrisi, masalah sisrem saraf pusat selama perkembangan mempunyai peran besar dari kondisi ini.

Secara garis besar, berikut beberapa faktor risiko ADHD.

1. Keturunan

Merangkum dari Healthline, ada bukti kuat bahwa gen seseorang mempengaruhi ADHD.

Para peneliti menemukan bahwa kondisi ini dapat mempengaruhi kerabat dekat penderita ADHD. Artinya, jika orangtua Anda mengalami ADHD, Anda dan saudara mungkin lebih berisiko.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychiatric Disease and Treatment 2016 menemukan bahwa 79 anak dengan ADHD, 41,3 persen memiliki ibu dengan ADHD dan 51 persen memiliki ayah dengan ADHD.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X