Kompas.com - 28/09/2020, 21:03 WIB
ilustrasi hamil shutterstockilustrasi hamil

KOMPAS.com – Anyang-anyangan yang dalam istilah medis disebut dysuria adalah kondisi yang kerap dialami oleh wanita hamil.

Bahkan, anyang-anyangan pada wanita bisa menjadi tanda awal kehamilan.

Anyang-anyangan merupakan gejala untuk menggambarkan situasai meningkatnya frekuensi berkemih yang disertai dengan rasa tidak lampias atau tidak tuntas setelah buang air kecil.

Baca juga: 10 Penyebab Urine Keruh, Bisa Jadi Gejala Diabetes hingga Penyakit Ginjal

Penyebab anyang-anyangan pada ibu hamil

Merangkum WebMD, anyang-anyangan pada ibu hamil umumnya dapat terjadi akibat perubahan fisiologis pada tubuh.

Keadaan ini bisa muncul karena beberapa faktor, seperti perubahan hormonal dan desakan rahim yang membesar di rongga panggul pada kandung kemih.

Berikut penjelasannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon adalah kondisi yang tidak bisa terhindarkan oleh wanita ketika memasuki masa kehamilan.

Perubahan hormon yang umum terjadi, yakni meningkatnya kadar hormon progesteron dan hormon estrogen dalam tubuh.

Peningkatan kadar hormon ini ternyata bisa menaikkan suplai darah ke ginjal.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X