Kompas.com - 14/10/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Periode menstruasi sering menjadi masa yang tidak meyenangkan untuk dialami oleh perempuan. Banyak perempuan mengalami rasa tidak enak di tubuhnya menjelang atau selama periode haid ini.

Salah satu yang kerap dikeluhkan mengenai priode menstruasi adalah kram.

Beberapa perempuan mungkin mengalai kram ringan. Tapi dalam beberapa kasus, kram yang terjadi bisa sangat parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Seberapa Efektif Koyo Nyeri Haid Meredakan Kram Datang Bulan?

Melansir dari Healthline, kram menstruasi disebabkan oleh kontraksi rahim yang dipicu meningkatnya kadar hormon dalam tubuh.

Saat menstruasi rahim akan berkontraksi dan melepaskan lapisannya. Lapisan inilah yang nantinya keluar sebagai darah.

Banyak perempuan mengonsumsi pereda nyeri untuk mengatasi rasa kram ini.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Mengatasi Kram Menstruasi ala Rumahan
Kram menstruasi bisa menjadi hal yang menyakitkan dan mengganggu aktivitas wanita. Bagaimana cara mengatasinya?
Bagikan artikel ini melalui

Namun, jika Anda selalu mengalami kram menstruasi tiap bulan, mungkin mengonsumsi pereda nyeri setiap bulan bisa menjadi hal yang melelahkan.

Selain dengan pereda nyeri, sebenarnya kram menstruasi dapat diredakan ala rumahan dengan beberapa cara berikut.

1. Menghangatkan area perut atau punggung bagian bawah

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kram terjadi karena saat menstruasi rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisannya.

Untuk memperlancar proses ini, Anda bisa membantu dengan menghangatkan area sekitar rahim seperti punggung bagian bawah atau perut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lidah Putih
Lidah Putih
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
Lidah Terasa Terbakar

Lidah Terasa Terbakar

Penyakit
6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

Health
Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.