Kompas.com - 06/11/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi serangan jantung pada wanita Ilustrasi serangan jantung pada wanita

Gumpalan darah itu menghalangi suplai darah ke jantung dan memicu serangan jantung.

Selain kolesterol tinggi, seseorang lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner apabila:

  • Merokok
  • Gemar mengonsumsi makanan tinggi lemak tak sehat
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Kelebihan berat badan

Baca juga: Sakit Dada Tak Selalu Tanda Penyakit Jantung, Berikut Ciri-cirinya

2. Penyalahgunaan narkoba

Konsumsi narkoba seperti kokain, amfetamin, sampai methamphetamine juga bisa jadi penyebab serangan jantung.

Narkoba bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri koroner.

Dampaknya, pasokan darah ke jantung berkurang dan rentan memicu serangan jantung.

3. Kekurangan oksigen dalam darah

Hipoksia atau kekurangan oksigen dalam darah merupakan salah satu penyebab serangan jantung.

Kadar oksigen dalam darah dapat menurun karena keracunan karbon monoksida atau menurunnya fungsi paru-paru.

Dampaknya, jantung akan menerima darah minim oksigen, otot jantung rusak, serta memicu serangan jantung.

Baca juga: Kenali Jantung Berdebar Gejala Penyakit Jantung Takikardia

4. Bangun tidur

Melansir Harvard Health Publishing, bangun tidur bisa memicu serangan jantung. Tak pelak, banyak serangan jantung banyak terjadi di pagi hari.

Kondisi ini bisa dipengaruhi hormon stres yang disiapkan tubuh sesaat sebelum seseorang bangun tidur.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X