Kompas.com - 25/11/2020, 16:07 WIB
Ilustrasi kolesterol marekuliaszIlustrasi kolesterol

KOMPAS.com - Tingkat kolesterol tinggi dalam darah telah terbukti dapa menyumba arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Peningkatan kadar kolesterol bisa terjadi karena konsumsi makanan tinggi lemak jenuh yang berlebihan.

Akan tetapi, peningkatan kolesterol dalam darah juga bisa terjadi karena gangguan pada kelenjar tiroid.

Hormon tiroid yang tidak seimbang bisa berpengaruh pada kolesterol dalam darah.

Baca juga: Pola Makan yang Direkomendasikan untuk Pasien Kanker

Mengenal kelenjar tiroid

Tiroid merupakan kelenjar di leher yang menghasilkan hormon pengontrol metabolisme.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Waspadai, Gangguan Tiroid Juga Picu Kenaikan Kolesterol
Peningkatan kolesterol dalam darah juga bisa terjadi karena gangguan pada kelenjar tiroid. Apa kaitan tiroid dan kadar kolesterol?
Bagikan artikel ini melalui

Metabolisme adalah proses tubuh mengibah makanan dan oksigen menjadi energi.

Hormon tiroid juga membantu jantung, otak, dan organ lain di tubuh bekerja normal.

Mengenal kolesterol

Tubuh menggunakan kolesterol untuk membuat hormon dan zat yang membantu mencerna makanan.

Ada dua jenis kolesterol dalam tubuh kita, yakni:

  • high-density lipoprotein (HDL) cholesterol atau kolesterol baik. Jenis kolesterol oni membantu menyeimbangkan kadar kolesterol dan melindungi tubuh dari penyakit jantung.
  • low-density lipoprotein (LDL) cholesterol atau kolesterol jahat. Jenis kolesterol ini dapat menyumbat arteri dan berkontribusi pada penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Kaitan kelenjar tiroid dan kolesterol

Tubuh membutuhkan hormon tiroid untuk membuat kolesterol dan membuang kolesterol yang tidak dibutuhkannya.

Ketika kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme), tubuh tidak bisa memecah dan membuang kolesterol LDL dengan maksimal.

Sebaliknya, ketika hormon tiroid terlalu tinggi (hipertiroidisme), kadar kolesterol tubuh akan menjadi terlalu rendah.

Gejala gangguan tiroid

Kelenjar tiroid yang tidak aktif biasanya ditandai dengan gejala berikut:

  • penambahan berat badan
  • detak jantung lambat
  • peningkatan kepekaan terhadap dingin
  • nyeri otot dan kelemahan
  • kulit kering
  • sembelit
  • kesulitan mengingat atau fokus.

Ketika kelenjar tiroid terlalu aktif, gejala yang ditimbulkan bisa berupa berikut:

  • penurunan berat badan
  • detak jantung cepat
  • peningkatan kepekaan terhadap panas
  • nafsu makan meningkat
  • kegugupan
  • gemetar
  • lebih sering buang air besar
  • kesulitan tidur.

Baca juga: Paparan Cahaya Pengaruhi Kualitas Tidur, Begini Solusinya

Menjaga kesehatan tiroid

Dalam kebanyakan kasus, mencegah hipotiroidisme atau hipertiroidismesulit untuk dicegah. Di negara berkembang, hipotiroidisme sering kali disebabkan oleh kekurangan yodium.

Hipertiroidisme sering kali disebabkan oleh penyakit Graves, yang merupakan gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Tiroid yang terlalu aktif juga bisa terjadi karena konsumsi terlalu banyak hormon tiroid. Jika Dalam kasus yang jarang terjadi, tiroid bisa menjadi terlalu aktif jika kita mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung yodium, seperti garam meja, ikan, dan rumput laut.

Meski sulit mencegah gangguan tiroid, kita bisa mencegah komplikasinya dengan deteksi dini dan mengikuti perawatan dokter.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.