Kompas.com - 22/02/2021, 14:07 WIB
Kenyataannya, kini semakin banyak orang berusia di antara 20 sampai 30 tahun memiliki kadar gula darah tinggi, atau bahkan didiagnosis dengan pre-diabetes dan diabetes. ThinkstockKenyataannya, kini semakin banyak orang berusia di antara 20 sampai 30 tahun memiliki kadar gula darah tinggi, atau bahkan didiagnosis dengan pre-diabetes dan diabetes.

KOMPAS.com - Ketika jatuh sakit, nafsu makan biasanya berkurang. Padahal, asupan makanan yang terlalu sedikit juga berpengaruh pada tingkat kalori yang masuk ke tubuh.

Akibatnya, gula darah menjadi tidak seimbang. Kondisi semacam ini tentu berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes.

Lalu apa yan harus dilakukan?

Baca juga: Berbagai Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

Berikut beberapa tips dari para ahli untuk membantu mengelola diabetes ketika jatuh sakit:

1. Jaga asupan cairan

Anda dapat dengan mudah mengalami dehidrasi jika mengalami demam, muntah, atau diare.

Dehidrasi bisa menyebabkan hiperglikemia atau gula darah tinggi.

Minum obat flu tertentu, melewatkan pengobatan diabetes, dan makan makanan secara tidak teratur terkadang juga dapat menyebabkan gula darah tinggi.

Ahli diabetes Bartolome Burguera menyarankan kita untuk memeriksa kadar gula secara teratur dan tetap mengonsumsi obat sesuai jadwal.

"Saat Anda sakit, sangat penting untuk memeriksa gula darah secara teratur, terus minum obat sesuai jadwal dan minum cairan secara teratur," ucapnya.

2. Ganti pola makan

Jika Anda tidak bisa makan sebanyak biasanya atau tidak memiliki nafsu makan, minuman pengganti makanan bisa menjadi solusinya.

Anda bisa mengonsumsi nutritional shake yang diformulasikan untuk penderita diabetes dengan karbohidrat dalam jumlah sedang.

Anda juga dapat membuat minuman pengganti makanan buatan sendiri menggunakan:

  • Buah beku
  • Sumber protein (misalnya bubuk protein, yogurt Yunani, selai kacang, tahu)
  • Susu, susu kedelai atau susu almond.

“Sup biasanya dapat ditoleransi dengan baik. Tambahkan saja mie untuk asupan karbohidrat, yang dapat membantu mencegah gula darah rendah,” kata Burguera.

3. Buat "senjata" khusus

Burguera menyarankan penderita diabetes untuk membuat "senjata khusus" saat merasa tidak enak badan.

"Senjata" tersebut bisa meliputi hal berikut:

  • Minuman soda atau jus biasa (untuk mencegah gula darah rendah)
  • Sup berbahan dasar kaldu
  • Gelatin (biasa, tidak bebas gula)
  • air
  • Minuman yang dilengkapi elektrolit.

Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan alat pemantau gula darah dan termometer untuk memeriksa suhu tubuh.

Baca juga: Sulit Sembuh, Bagaimana Mengatasi Luka Pada Penderita Diabetes?

4. Lakukan pemantauan

Anda juga perlu memantau gula darah sempat kali sehati, terutama saat sebelum makan dan sebelum tidur.

Hal ini penting dilakukan, terutama bagi pasien diabetes yang harus menggunakan insulin.

5. Konsultasikan dengan dokter

Ketika merasa tidak enak badan, pasien diabetes perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

Biasanya, dokter akan menentuken kembali jenis obat yang perlu dikonsumsi.

"Jika Anda mengonsumsi insulin kerja panjang, yang biasanya diberikan pada waktu tidur, kami biasanya menyarankan Anda melanjutkan dengan dosis yang sama," kata ahli diet terdaftar Dawn Noe.

Jika Anda mengonsumsi insulin sebelum makan (yangjuga disebut insulin kerja cepat), dokter biasanya akan mengurangi dosisnya.

Namun, semua itu tergantung pada apa yang Anda makan saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Dokter juga dapat menyesuaikan bebrapa pengobatan oral yang dikonsumsi pasien diabetes seperti metformin, SGLT-2 inhibitor ulfonilurea atau acarbose.

Jenis obat tersebut biasnaya dapat menyebabkan gula darah turun ketika pasien makan lebih sedikit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Distonia

Distonia

Penyakit
9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Health
Sindrom Mallory-Weiss

Sindrom Mallory-Weiss

Penyakit
Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

Health
Multiple Myeloma

Multiple Myeloma

Penyakit
5 Makanan untuk Menaikkan Trombosit Anak secara Alami

5 Makanan untuk Menaikkan Trombosit Anak secara Alami

Health
11 Cara Mudah Mengatasi Leher Gatal

11 Cara Mudah Mengatasi Leher Gatal

Health
Kenali Apa itu Vaginismus, Gangguan Susah Penetrasi Vagina

Kenali Apa itu Vaginismus, Gangguan Susah Penetrasi Vagina

Health
8 Penyebab Suara Serak, Tak Hanya Tenggorokan Kering

8 Penyebab Suara Serak, Tak Hanya Tenggorokan Kering

Health
Mengapa Anak-Anak Bisa Mengalami Diabetes?

Mengapa Anak-Anak Bisa Mengalami Diabetes?

Health
Kenali Penyebab Pneumonia pada Anak

Kenali Penyebab Pneumonia pada Anak

Health
Atresia Ani

Atresia Ani

Penyakit
5 Gejala Kista Ginjal yang Perlu Diketahui

5 Gejala Kista Ginjal yang Perlu Diketahui

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.