Kompas.com - 20/02/2021, 08:05 WIB

KOMPAS.com - Bagi penderita diabetes, sedikit saja luka atau goresan bisa berdampak besar.

Pasalnya, luka atau goresan yang dialami penderita diabetes sulit sembuh dan bisa memicu infeksi.

Oleh karena itu, perawatan kulit sangat penting dilakukan pasien diabetes.

Dokter spesialis kulit dari Cleveland Clinic, Christine Poblete-Lopez, mengatakan penderita diabetes yang memiliki luka lebih rentan terhadap infeksi.

Baca juga: Sangat Menular, Bagaimana Cara Efektif Mengatasi Scabies?

Tanda-tanda infeksi yang perlu diwaspadai penderita diabetes, antara lain:

  • muncul kemerahan
  • terasa hangat atau panas
  • tektur luka lembek
  • muncul nanah.

"Jika Anda memiliki salah satu dari tanda-tanda tersebut, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi Anda memerlukan antibiotik oral," ucapnya.

Bagaimana mengatasinya?

Menurut ahli diabetes Leann Olansku, penderita diabetes yang megalami luka harus memastikan area yang mengalami luka tersebut bersih.

Jadi saat membersihkan luka, pastikan mencuci tangan dengan sabun dan air.

Setelah itu, oleskan salep antibioik yang dijual bebas seperti Neosporin agar tidak ada bakteri yang masuk ke jaringan subkutan.

Selanjutnya, tutup luka dengan perbab agar tetap lembab dan sebuh lebih cepat.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.