Kompas.com - 27/02/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Sering lesu dan sakit kepala karena anemia itu bisa sangat mengganggu pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Sehingga, penting untuk kita segera mengobati anemia. Caranya, yaitu dengan mengetahui dahulu penyebab/jenis anemia apa yang kita derita karena itu menentukan pengobatannya.

Ada pun jenis anemia itu terdiri dari:

  1. Anemia aplastik
  2. Anemia hemolitik
  3. Anemia sel sabit
  4. Anemia defisiensi vitamin
  5. Anemia defisiensi besi
  6. Talasemia
  7. Anemia karena penyakit kronis

Berikut ini sejumlah cara yang bisa kita lakukan untuk mengobati anemia menurut berbagai jenisnya:

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Anemia selama Kehamilan beserta Dampaknya

1. Anemia aplastik

Mengutip Mayo Clinic, anemia aplastik ini terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup sel darah merah karena infeksi, obat-obatan tertentu, penyakit autoimun dan paparan bahan kimia beracun.

Mengobati jenis anemia ini dapat mencakup transfusi darah untuk meningkatkan kadar sel darah merah.

Anda mungkin memerlukan transplantasi sumsum tulang, jika sumsum tulang Anda tidak dapat memproduksi sel darah yang sehat.

2. Anemia hemolitik

Mengutip Mayo Clinic, anemia hemolitik terjadi ketika sel darah merah dihancurkan lebih cepat dari pada yang dapat digantikan oleh sumsum tulang.

Cara mengobati anemia hemolitik ini di antaranya yaitu:

  • Menghindari obat-obatan yang dicurigai menjadi pemicu (menekan sistem kekebalan dan menyerang sel darah merah)
  • Mengobati infeksi.

Mengutip Medical News Today, pemberian obat untuk jenis anemia ini meliputi:

Imunosupresan untuk mengobati infeksi Plasmapheresis untuk menyaring darah.

Pengobatan anemia hemolitik berat umumnya membutuhkan perawatan berkelanjutan.

Baca juga: Mengenal Gejala dan Penyebab Anemia Pada Bayi

3. Anemia sel sabit

Mengutip Mayo Clinic, anemia sel sabit terjadi karena hemoglobin rusak menyerupai bentuk bulan sabit.

Sel darah tidak teratur ini mati sebelum waktunya, mengakibatkan kekurangan kronis sel darah merah.

Pengobatan jenis anemia ini bisa meliputi:

  • Pemberian oksigen
  • Pemberian obat penghilang rasa sakit
  • Pemberia cairan suplemen oral dan intravena untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah komplikasi.

Dokter mungkin juga merekomendasikan pemberian:

  • Transfusi darah
  • Suplemen asam folat
  • Antibiotik.

Obat kanker yang disebut hidroksiurea (Droxia, Hydrea, Siklos) juga digunakan untuk mengobati anemia sel sabit.

4. Anemia defisiensi vitamin

Mengutip Mayo Clinic, anemia ini terjadi karena tubuh kekeurangan folat dan vitamin B-12 dalam memproduksi sel darah merah yang cukup.

Sehingga, cara untuk mengatasi jenis anemia ini adalah dengan berusaha memenuhi asupan vitamin tersebut.

Jika sistem pencernaan kesulitan menyerap vitamin B-12 dari makanan yang dimakan, Anda bisa mendapatkannya melalui suntikan.

Baca juga: Mengenal Jenis Anemia yang Sering Dialami Ibu Hamil

5. Anemia defisiensi besi

Mengutip Mayo Clinic, anemia ini yang paling umum terjadi dan penyebabnya karena tubuh kekurangan zat besi.

Sumsum tulang Anda membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin.

Sehingga, pengobatan kunci jenis anemia ini adalah konsumsi suplemen zat besi dan mengubah pola makan.

6. Talasemia

Mengutip Medical News Today, dalam beberapa kasus, anemia terjadi ketika sel darah merah tidak tumbuh dan matang seperti biasa, seperti pada talasemia (suatu bentuk anemia herediter).

Mengutip Mayo Clinic, sebagian besar bentuk talasemia ringan dan tidak memerlukan pengobatan.

Namun, bentuk talasemia yang lebih parah umumnya memerlukan:

  • Transfusi darah
  • Suplemen asam folat
  • Obat-obatan
  • Pengangkatan limpa
  • Transplantasi sel induk darah dan sumsum tulang.

Baca juga: Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

7. Anemia karena penyakit kronis

Mengutip Mayo Clinic, jenis anemia ini diobati dengan fokus mengobati penyakit yang mendasarinya.

Seperti, transfusi darah atau suntikan hormon sintetis yang biasanya diproduksi oleh ginjal Anda (eritropoietin).

Hal itu gunaa membantu merangsang produksi sel darah merah dan mengurangi kelelahan.

Sementara itu mengutip Medical News Today, penyakit yang mendasarinya bisa seperti:

  • AIDS
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Kanker
  • Rheumatoid arthritis
  • Gagal jantung
  • Penyakit hati.

Makanan

Jika kekurangan nutrisi menyebabkan anemia, makan lebih banyak makanan mengandung zat besi dapat membantu mengobati.

Mengutip Medical News Today, makanan yang tinggi zat besi untuk mengobati anemia, meliputi:

  • Sereal dan roti yang diperkaya zat besi
  • Sayuran berdaun hijau, seperti kale, bayam, dan selada air
  • Kacang-kacangan dan polong-polongan
  • Beras merah
  • Daging putih atau merah
  • Biji-bijian
  • Ikan
  • Tahu
  • Telur
  • Buah-buahan kering, seperti aprikot, kismis, dan plum.

Baca juga: 8 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Anemia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.