Kompas.com - 11/05/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Kanker mulut (kanker oral) memiliki beberapa penyebab yang mestinya dapat dihindari, salah satunya merokok.

Mengutip WebMD, kanker mulut adalah istilah luas untuk kanker yang mempengaruhi bagian dalam mulut.

Kanker mulut termasuk kanker:

  • Bibir
  • Lidah
  • Pipi
  • Dasar mulut
  • Langit-langit mulut
  • Sinus
  • Tenggorokan (faring).

Baca juga: 5 Cara Mencegah Kanker Mulut

Kanker mulut muncul sebagai pertumbuhan atau luka di mulut yang tidak kunjung hilang.

Kanker mulut ini dapat mengancam jiwa, jika gejala tidak didiagnosis dan diobati sejak dini.

Berikut macam penyebab kanker mulut yang umumnya terjadi:

  1. Merokok: seorang perokok 6 kali lebih berisiko mengalami kanker mulut dari pada orang yang bukan perokok.
  2. Menggunakan produk tembakau tanpa asap: seperti tembakau kunyah memiliki risiko 50 kali lebih mungkin mengembangkan kanker pipi, gusi, dan lapisan bibir.
  3. Secara teratur minum alkohol dalam jumlah berlebihan: kanker mulut sekitar 6 kali lebih sering terjadi pada peminum alkohol dari pada bukan peminum. Menggunakan alkohol dan tembakau bersama-sama membuat seseorang lebih berisiko lagi.
  4. Menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari tanpa melindungi bibir mereka dengan tabir surya: terutama di usia muda. Radiasi ultraviolet dari matahari dapat menyebabkan kanker bibir.
  5. Memiliki virus papiloma manusia (HPV): strain HPV tertentu merupakan faktor risiko etiologi untuk Karsinoma Sel Skuamosa Orofaringeal (OSCC). Hampir setiap orang yang aktif secara seksual akan berisiko. Jenis tertentu dari virus ini menyebabkan semakin banyak pria sehat di bawah 50 tahun yang terkena kanker di bagian belakang mulut dan tenggorokan mereka dari seks oral.
  6. Memiliki riwayat keluarga kanker mulut.

Baca juga: 7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Mengutip Cleveland Clinic, sekitar 75 persen orang yang mengidap kanker mulut memiliki kondisi seperti di atas.

Ada pun faktor lain yang membuat seseorang berisiko mengalami kanker mulut, yaitu:

  1. Usia: kanker mulut membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh. Kebanyakan orang menemukan bahwa mereka memiliki kanker mulut setelah usia 55 tahun. Namun, lebih banyak pria yang lebih muda terkena kanker yang terkait dengan HPV.
  2. Jenis kelamin: pria setidaknya dua kali lebih mungkin terkena kanker mulut dibandingkan wanita. Bisa jadi karena pria lebih banyak minum dan merokok daripada wanita.
  3. Diet yang buruk: studi telah menemukan hubungan antara kanker mulut dan tidak cukup makan sayuran dan buah-buahan.

Penting untuk dicatat bahwa 25 persen orang yang mengembangkan kanker mulut tidak merokok atau memiliki faktor risiko lain yang tidak diketahui.

Mengutip NHS, tembakau dan alkohol kebanyakan menjadi penyebab kanker mulut yang utama di Inggris.

Baik tembakau maupun alkohol bersifat karsinogenik, yang berarti mengandung bahan kimia yang dapat merusak DNA dalam sel dan menyebabkan kanker.

Jika Anda minum alkohol atau merokok, ini meningkatkan risiko kanker mulut.

Namun, tidak diketahui secara pasti apa yang memicu perubahan DNA yang menyebabkan kanker mulut tersebut.

Baca juga: Alami Sariawan? Kenali Ciri Lesi yang Bisa Jadi Gejala Kanker Mulut

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.