Kompas.com - 11/05/2022, 08:00 WIB
Ilustrasi anak diare, anak sakit perut. Infeksi rotavirus umumnya terjadi pada anak dan menyebabkan diare parah. Shutterstock/YavdatIlustrasi anak diare, anak sakit perut. Infeksi rotavirus umumnya terjadi pada anak dan menyebabkan diare parah.

KOMPAS.com - Pasca libur Lebaran biasanya anak mulai mengeluhkan macam gangguan saluran pencernaan.

Pada dasarnya, saluran pencernaan memang sangat rentan terinfeksi berbagai macam penyakit, karena organ ini paling kompleks.

Berbagai zat dapat masuk dalam saluran pencernaan manusia, seperti makanan, minuman hingga virus, bakteri, dan jamur.

DR Dr Muzal Kadim, Sp.A(K), Ketua UKK Gastro-Hepatologi IDAI mengatakan bahwa selama Lebaran ada pemicu lebih yang membuat gangguan saluran pencernaan mudah terjadi.

Macam gangguan saluran pencernaan yang paling sering terjadi meliputi:

Baca juga: Tips Mencegah Infeksi pada Anak yang Harus Diperhatikan Orang Tua

1. Diare

DR Dr Muzal mengatakan bahwa diare yang sering terjadi setelah Lebaran adalah diare jenis akut.

Diare memiliki beberapa jenis, meliputi:

  • Diare akut: kurang 14 hari
  • Diare persisten: lebih dari 14 hari
  • Diare disentri: feses disertai darah.

Setelah Lebaran, seorang anak rentan diare karena kecenderungan lebih banyak makan macam-macam, kebugaran tubuh menurun, banyak melakukan kontak langsung dengan orang lain yang membuatnya lebih berisiko terpapar infeksi.

Ia mengatakan bahwa seorang anak dikatakan mengalami diare jika buang air besar (BAB) tidak seperti biasa, seperti lebih dari 3 kali sehari.

Umumnya, BAB itu maksimal 3 kali sehari, jadi kalau lebih dari itu anak dikatakan mengalami diare.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.