Kompas.com - 10/05/2022, 21:01 WIB
Ilustrasi rabies, virus rabies, struktur virus rabies, penyakit rabies. Shutterstock/nobeastsofierceIlustrasi rabies, virus rabies, struktur virus rabies, penyakit rabies.

KOMPAS.com - Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus rabies. Penyakit ini dapat menjangkiti manusia maupun hewan berdarah panas seperti anjing, kucing, kera, dll.

Infeksi virus rabies menyerang susunan saraf pusat penderita dan bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani dengan tepat dan cepat.

Baca juga: Rabies: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah dan Mengatasinya

Menurut Kementerian Kesehatan, rabies pada hewan kali pertama terdeteksi di Indonesia pada 1884 silam. Esser kala itu melaporkan seekor kuda di Bekasi, Jawa Barat, terkena rabies.

Sedangkan rabies pada manusia kali pertama dilaporkan E.V. de Haan menyerang seorang anak di Cirebon, Jawa Barat, pada 1894 silam. Setelah itu, rabies menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan data pada 2016, penyakit rabies masih ditemukan di 24 provinsi Indonesia. Sementara itu, hanya ada sembilan provinsi di Indonesia yang dinyatakan sebagai daerah bebas rabies.

Rabies pada manusia hingga kini menjadi endemi di 150 negara dan menjangkau wilayah di hampir semua benua, kecuali Antartika.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada biang penyakit mematikan ini, kenali virus rabies sampai penularannya.

Baca juga: 7 Gejala Rabies pada Manusia yang Perlu Diwaspadai

Ciri-ciri, sifat, sampai struktur virus rabies

Dilansir dari laman resmi Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Bali, virus rabies adalah virus berbentuk peluru yang memiliki panjang 180 nanometer dan lebar 75 nanometer,

Struktur virus rabies terdiri atas ribo nucleic acid (RNA) rantai tunggal, lipid, karbohidrat, dan protein.

Ada beberapa sifat virus rabies yang khas, yakni:

  • Mati ketika dipanaskan dengan suhu minimal 60 derajat Celsius selama lima menit
  • Mati apabila terkena sinar ultraviolet
  • Cepat mati apabila berada di luar jaringan hidup
  • Bisa hidup berbulan-bulan di suhu minus empat derajat Celsius
  • Cepat mati apabila terpapar propiolakton, phenol, halidol azirin, zat pelarut lemak seperti sabun, detergen, chloroform, ether dll.
  • Bisa hidup beberapa minggu di dalam gliserin pada suhu ruang
  • Cepat mati apabila terpapar gliserin 10 persen

Baca juga: Bagaimana Infeksi Toksoplasma Bisa Sebabkan Radang Otak?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
PENYAKIT
Infeksi Usus
Infeksi Usus
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.