Kompas.com - 09/06/2022, 08:01 WIB

KOMPAS.com - Kanker serviks adalah salah satu momok kesehatan bagi para wanita yang pantang disepelekan.

Menurut data Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018, kanker serviks menempati urutan kedua kanker yang paling sering menyerang wanita di Indonesia setelah kanker payudara.

Jumlah temuan penyakit ini mencapai 36.633 kasus atau 9,2 persen dari total kasus kanker yang dilaporkan.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, ada baiknya Anda mengenali apa itu kanker serviks stadium awal dan gejalanya.

Baca juga: 8 Penyebab Kanker Serviks, dari Infeksi HPV sampai Hamil Terlalu Dini

Apa itu kanker serviks stadium awal?

Dilansir dari CancerResearchUK, kanker serviks stadium awal artinya penyakit kanker masih berkembang di leher rahim atau serviks, dan belum menyebar ke jaringan serta organ lain.

Pada stadium awal ini, pertumbuhan sel kanker masih relatif kecil. Ukurannya bisa kurang dari tiga Milimeter dan baru terlihat ketika diperiksa di bawah mikroskop atau kolposkop.

Atau, ukuran sel kanker di serviks kurang dari empat Centimeter, tapi pertumbuhan kanker hanya di seputar leher rahim.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Kanker Serviks, Tak Hanya Suntik Vaksin HPV

Gejala kanker serviks stadium awal

Pada tahap awal penyakit, terkadang ciri-ciri kanker serviks stadium awal mirip dengan gangguan kesehatan reproduksi atau masalah kewanitaan lain.

Dilansir dari MoffittCancerCentre, gejala kanker serviks stadium awal yang pantang disepelekan di antaranya:

  • Pendarahan di luar jadwal haid atau setelah menopause
  • Keputihan dengan tekstur kental, baunya tak sedap, atau disertai flek
  • Haid yang sangat sakit atau berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya
  • Vagina sakit saat berhubungan seks
  • Vagina berdarah selama pemeriksaan panggul
  • Sakit punggung bagian bawah atau dekat panggul
  • Kencing terasa sakit
  • Sering kencing atau ingin berkemih terus-menerus
  • Kaki bengkak

Mengingat ada beberapa gejala kanker serviks yang mirip penyakit lain seperti infeksi vagina atau masalah reproduksi lainnya, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter apabila mendapati tanda-tanda penyakit di atas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.