Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 04/02/2023, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Kanker tidak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak juga dapat menderita kanker, sehingga kita perlu mengetahui apa saja tanda-tanda kanker pada anak.

Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), saat ini di Indonesia jenis kanker yang paling banyak menyerang anak-anak yaitu kanker darah.

Baca juga: Pentingnya Peran Perawat dalam Keberhasilan Terapi Kanker Anak

Berbeda dengan kanker pada orang dewasa, kanker pada anak lebih sulit dikenali karena sebagian besar penderita tidak merasakan gejala apa pun.

Jika bergejala, tanda-tanda kanker anak cenderung mirip dengan ciri-ciri masalah kesehatan umumnya.

11 Tanda-tanda kanker pada anak

Dokter spesialis onkologi IDAI, Dr. dr. Teny Tjitra Sari, Sp. A(K), MPH, menjelaskan macam-macam gejala kanker anak yang perlu diwaspadai:

  1. Penurunan berat badan terus menerus, tanpa penyebab pasti
  2. Nyeri kepala (dengan atau tanpa muntah)
  3. Pembengkakan pada sendi, punggung, atau kaki. Pembengkakan dapat semakin membesar dengan nyeri yang menetap
  4. Benjolan atau massa pada perut, kepala, leher, dada, dan panggul
  5. Memar, ruam, atau pendarahan berlebihan
  6. Infeksi yang menetap
  7. Keputihan di belakang pupil mata
  8. Mual atau muntah
  9. Selalu merasa lelah, lelah berlebihan
  10. Perubahan pada mata atau penglihatan
  11. Demam tanpa sebab, terjadi berulang dan terus menerus

Dalam media briefing yang diadakan IDAI, dokter Teny mengimbau agar para orangtua mengamati kondisi tubuh dan kesehatan anak mereka.

Apabila orangtua mengetahui tanda-tanda kanker pada anak mereka, sebaiknya segera membawa si kecil periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti yang mendasarinya.

Baca juga: 5 Ciri-ciri Awal Kanker Payudara, Wanita Perlu Tahu

Apakah kanker pada anak bisa dicegah?

Menurut pemaparan Teny pada media briefing yang digelar IDAI, Sabtu (04/2/2023), kanker anak tidak dapat dicegah.

Anak mempunyai kecenderungan menderita beberapa tipe kanker karena adanya perubahan gen yang diturunkan atau diwariskan dari orangtuanya.

Meski demikian, pola hidup dan konsumsi makanan sehat sebaiknya diterapkan kepada si kecil untuk mencegah kanker pada saat dewasa.

Dikutip dari P2PTM Kemkes, orang tua juga perlu mengajak anaknya untuk mengecek kesehatan secara berkala untuk mengetahui lebih dini terkait risiko kanker atau masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Kenali Tes HPV DNA untuk Mendeteksi Kanker Serviks dan Caranya

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+